Ruang Fiskal APBN Menyempit, Subsidi Energi Membengkak
Senin / 15-06-2026, 04:43 WIB
Kenaikan harga minyak dan pelemahan rupiah membuat subsidi energi membengkak, mempersempit ruang fiskal APBN 2026. Defisit hingga Mei 2026 tercatat Rp180,4 triliun.
Senin / 15-06-2026, 04:43 WIB
Kenaikan harga minyak dan pelemahan rupiah membuat subsidi energi membengkak, mempersempit ruang fiskal APBN 2026. Defisit hingga Mei 2026 tercatat Rp180,4 triliun.
Sabtu / 13-06-2026, 10:08 WIB
Bank Dunia memproyeksikan defisit anggaran Indonesia tetap di angka 2,8% PDB pada 2026 dan 2027, didorong belanja subsidi dan program prioritas. Penerimaan negara mulai membaik, namun beban bunga utang meningkat.
Jumat / 12-06-2026, 16:08 WIB
Pemerintah India memperlebar target defisit anggaran menjadi 4,8% PDB akibat lonjakan subsidi energi yang dipicu konflik Iran. Langkah ini menekan stabilitas fiskal dan menjadi perhatian investor global.
Jumat / 12-06-2026, 10:56 WIB
DPR dan pemerintah menyepakati Kerangka Ekonomi Makro dan Pokok-pokok Kebijakan Fiskal (KEM PPKF) 2027. Defisit APBN ditetapkan 1,8-2,4 persen terhadap PDB, dengan target inflasi 1,5-3,5 persen dan nilai tukar rupiah Rp16.800-Rp17.500 per dolar AS.
Kamis / 11-06-2026, 19:04 WIB
Pemerintah dan DPR menyepakati KEM PPKF 2027 dengan target pertumbuhan ekonomi hingga 6,5 persen serta defisit APBN maksimal 2,4 persen.
Kamis / 11-06-2026, 15:56 WIB
Bank Dunia memperkirakan ruang fiskal Indonesia tertekan dalam beberapa tahun ke depan. Defisit anggaran diproyeksikan bertahan dekat batas UU, didorong belanja subsidi dan program prioritas.
Kamis / 11-06-2026, 15:01 WIB
Bank Dunia memproyeksikan defisit fiskal Indonesia akan bertahan di dekat batas maksimal undang-undang hingga 2028, dipicu belanja subsidi dan program prioritas.
Selasa / 09-06-2026, 17:28 WIB
BPJS Kesehatan mencatat defisit anggaran pelayanan hingga April 2026. Beban pelayanan mencapai Rp65,03 triliun, sementara pendapatan iuran hanya Rp59,8 triliun.
Minggu / 07-06-2026, 16:00 WIB
OECD memproyeksikan defisit anggaran Indonesia melebar menjadi 3,0 persen PDB pada 2026 akibat peningkatan subsidi energi. Risiko utama berasal dari fluktuasi harga minyak mentah dunia.
Selasa / 26-05-2026, 09:53 WIB
Bank Sentral Rusia menjual 900 ribu ons troi cadangan emas sejak awal 2026 untuk menambal defisit anggaran yang membengkak akibat biaya perang dan sanksi.