Link Video Viral Andini Permata Adik Kakak Ramai, Awas Ancaman Keamanan, Warganet Diminta Waspada
Beredarnya tautan video yang mengaitkan nama Andini Permata memicu gelombang pencarian di media sosial. Namun di balik viralnya konten tersebut, muncul peringatan terkait potensi ancaman siber dari sejumlah link yang beredar.
Tautan yang mengklaim memuat video berdurasi sekitar 2 menit 31 detik itu banyak dibagikan di berbagai platform, termasuk TikTok dan X. Tingginya rasa penasaran warganet disebut dimanfaatkan oleh pihak tidak bertanggung jawab untuk menyebarkan link palsu yang berbahaya.
Link Palsu Diduga Sebarkan Malware
Beberapa tautan yang beredar dilaporkan mengarahkan pengguna ke halaman mencurigakan yang berpotensi menyebarkan malware.
Ancaman tersebut dapat berupa virus berbahaya, pencurian data, hingga iklan berlebihan yang mengganggu kinerja perangkat.
Akun yang aktif memantau aktivitas siber di platform X juga mengingatkan pengguna agar berhati-hati saat menemukan tautan yang mengklaim berisi video tersebut.
Peringatan tersebut muncul karena modus kejahatan digital kerap memanfaatkan isu viral untuk menjebak pengguna agar mengklik tautan berbahaya.
Beragam Modus Serangan Siber
Beberapa jenis serangan yang berpotensi terjadi setelah pengguna mengakses link mencurigakan antara lain phishing, malware, ransomware, hingga adware.
- Phishing: upaya pencurian data akun melalui halaman login palsu.
- Malware: virus yang dapat merusak sistem perangkat.
- Ransomware: program yang mengunci data korban dan meminta tebusan.
- Adware: iklan pop-up yang terus muncul dan mengganggu penggunaan perangkat.
Sejumlah pengguna yang diduga sempat mengakses tautan tersebut melaporkan perangkat mereka menjadi lambat, dipenuhi iklan, bahkan terjadi aktivitas pesan atau panggilan tanpa diketahui pemiliknya.
Konten Diduga Bermuatan Asusila
Video yang disebut-sebut melibatkan seorang perempuan bernama Andini Permata juga menuai kontroversi karena diduga memuat adegan tidak pantas.
Update Terbaru
Suku Bunga KPR AS Melonjak ke 6,62% Setelah Sinyal Pengetatan The Fed
Kamis / 18-06-2026, 05:25 WIB
Jalan Kaki 30 Menit Setiap Hari Tingkatkan Kesehatan Jantung dan Sendi
Kamis / 18-06-2026, 05:24 WIB
Kemkomdigi Paparkan Hasil Konsultasi dengan AS soal Rancangan Perpres AI
Kamis / 18-06-2026, 05:24 WIB
Legislator: Tidak Ada Ruang bagi Perundungan di Jakarta
Kamis / 18-06-2026, 05:24 WIB
Menteri PU: Setiap Rupiah Anggaran Harus Beri Manfaat Nyata bagi Rakyat
Kamis / 18-06-2026, 05:24 WIB
Inggris Tekuk Kroasia 4-2 di Piala Dunia 2026 Lewat Brace Harry Kane
Kamis / 18-06-2026, 05:24 WIB
Declan Rice Cedera Saat Inggris Hadapi Kroasia di Piala Dunia
Kamis / 18-06-2026, 05:20 WIB
Kementerian PU Gerak Cepat Tangani Infrastruktur Pascagempa Sulteng
Kamis / 18-06-2026, 05:20 WIB
PWNU-PCNU Jateng dan DIY Tolak Pembatasan AHWA, Dukung Muktamar di Lirboyo
Kamis / 18-06-2026, 05:20 WIB
Pertamina EP Papua Field Berhasil Uji Produksi Sumur SLW-F2X di Sorong
Kamis / 18-06-2026, 05:17 WIB
Fed Pertahankan Suku Bunga dalam Rapat Perdana Kevin Warsh
Kamis / 18-06-2026, 05:16 WIB
Ghana Hadapi Panama di Piala Dunia 2026 Tanpa Thomas Partey
Kamis / 18-06-2026, 05:16 WIB
Wamenkomdigi: Deepfake Tingkatkan Ancaman Penipuan Digital
Kamis / 18-06-2026, 05:16 WIB
Menteri PPPA Usul Tambahan Anggaran Rp392 Miliar untuk 2027
Kamis / 18-06-2026, 05:16 WIB






