Kenapa Umat Islam Dianjurkan Menggemakan Takbir Saat Gerhana Bulan
Fenomena gerhana bulan total yang membuat permukaan bulan tampak kemerahan sering disebut sebagai blood moon. Peristiwa langit ini kembali terjadi pada 3 Maret 2026 dan menarik perhatian banyak orang, termasuk umat Islam yang memiliki anjuran ibadah khusus ketika gerhana berlangsung.
Dalam tradisi Islam, gerhana dipandang sebagai tanda kebesaran Allah SWT. Karena itu, umat muslim dianjurkan memperbanyak ibadah dan mengingat kebesaran-Nya ketika fenomena tersebut terjadi.
Anjuran Ibadah Saat Gerhana
Sejumlah amalan dianjurkan dilakukan saat gerhana bulan berlangsung. Hal ini merujuk pada ajaran Nabi Muhammad SAW kepada umatnya ketika menyaksikan peristiwa gerhana.
- Memperbanyak doa dan istigfar
- Menggemakan takbir
- Melaksanakan shalat gerhana dua rakaat
- Mendengarkan khutbah gerhana
- Memperbanyak sedekah
Amalan tersebut menjadi bentuk pengagungan kepada Allah sekaligus pengingat bahwa fenomena alam merupakan bagian dari tanda-tanda kekuasaan-Nya.
Alasan Takbir Dianjurkan Saat Gerhana
Anjuran bertakbir ketika gerhana juga dijelaskan dalam sejumlah riwayat ulama. Salah satu penjelasan menyebutkan bahwa perintah takbir saat gerhana telah dikenal dalam sejarah penetapan syariat.
Dari sisi tarikh tasyri’, takbir pada Idul Fitri dan Idul Adha telah disyariatkan lebih dahulu, yakni pada tahun kedua Hijriah. Karena itu ketika Nabi SAW memerintahkan takbir saat gerhana pada tahun kesepuluh Hijriah, redaksi takbir tidak dijelaskan secara rinci karena telah dikenal sebelumnya.
Sumber redaksi takbir tersebut juga banyak diriwayatkan dari para sahabat Nabi. Penjelasan mereka tidak membatasi bacaan takbir hanya untuk hari raya saja.
Redaksi Takbir Menurut Riwayat Ulama
Syaikhul Islam Ibnu Hajar al-Asqalani menjelaskan bentuk takbir yang dinilai paling sahih berasal dari riwayat para sahabat.
وَأَمَّا صِيْغَةُ التَّكْبِيْرِ فَأَصَحُّ مَا وَرَدَ فِيْهِ مَا أَخْرَجَهُ عَبْدُ الرَّزَّاقِ بِسَنَدٍ صَحِيْحٍ عَنْ سَلْمَانَ قَالَ:كَبِّرُوْا اللَّهُ أَكْبَرُ اللَّهُ أَكْبَرُ اللَّهُ أَكْبَرُ كَبِيْرًا
“Adapun bentuk takbir, yang paling sahih adalah riwayat yang dikeluarkan Abdur Razaq dengan sanad sahih dari Salman yang berkata: Takbirlah, Allahu Akbar, Allahu Akbar, Allahu Akbar kabira.”
Ibnu Hajar juga menyebut bentuk lain yang diriwayatkan dari Umar bin Khattab dan Abdullah bin Mas’ud:
اللَّهُ أَكْبَرُ اللَّهُ أَكْبَرُ لَا إِلَهَ إِلَّا اللَّهُ اللَّهُ أَكْبَرُ اللَّهُ أَكْبَرُ وَلِلَّهِ الْحَمْدُ
Riwayat tersebut menunjukkan bahwa redaksi takbir yang dikenal para sahabat umumnya berada pada dua bentuk utama tersebut.
Update Terbaru
Menaker Minta Publik Sabar Menunggu Implementasi Potongan Tarif Ojol 8%
Kamis / 18-06-2026, 14:25 WIB
Regulasi Insentif Kendaraan Listrik Terbit Bulan Depan, Ini Bocorannya
Kamis / 18-06-2026, 14:24 WIB
BI Proyeksikan Ekonomi Global 2026 Melambat 3% Akibat Konflik Timur Tengah
Kamis / 18-06-2026, 14:24 WIB
Sertifikasi CPKB Dorong Industri Kosmetik RI Tembus Pasar Global
Kamis / 18-06-2026, 14:24 WIB
RUU Perumahan Dorong Pemanfaatan Lahan Negara untuk Rakyat
Kamis / 18-06-2026, 14:24 WIB
Sullyoon Tetap Tampil di Konser NMIXX Singapura Meski Cedera Punggung
Kamis / 18-06-2026, 14:24 WIB
PT Valbury Asia Futures Ungkap Karakter Empat Aset Safe Haven
Kamis / 18-06-2026, 14:24 WIB
Biaya Operasional Jaecoo J5 EV Diklaim Lebih Hemat 88 Persen
Kamis / 18-06-2026, 14:24 WIB
Kementerian ESDM Pastikan Biosolar B50 Aman untuk Kendaraan Diesel
Kamis / 18-06-2026, 14:21 WIB
Kemendiktisaintek Salurkan Bantuan ULD Perkuat Layanan Kampus Inklusif
Kamis / 18-06-2026, 14:20 WIB
Peningkatan Kualitas Guru Kunci Pengenalan AI Sejak Usia Dini
Kamis / 18-06-2026, 14:20 WIB
Gibran Minta Pemilihan Titik KDMP Lewat Kajian dan Libatkan Masyarakat
Kamis / 18-06-2026, 14:20 WIB
Pengamat: Peringatan 35 Tahun ASEAN-Rusia Momen Perluas Kerja Sama
Kamis / 18-06-2026, 14:20 WIB
BPS Kota Bandung Kerahkan 2.000 Petugas untuk Sensus Ekonomi 2026
Kamis / 18-06-2026, 14:20 WIB






