Link Videy Asli KKN Lombok Full Viral, Polisi Selidiki Penyebaran Video

Link Videy Asli KKN Lombok Full Viral, Polisi Selidiki Penyebaran Video

video viral--

Frasa “link videy asli KKN Lombok full” mendadak ramai diburu pengguna internet dalam beberapa hari terakhir. Pencarian meningkat di TikTok, X, hingga Google setelah muncul klaim adanya video berdurasi 17 menit yang dikaitkan dengan mahasiswa peserta Kuliah Kerja Nyata (KKN) di Lombok Timur, Nusa Tenggara Barat.

Lonjakan pencarian tersebut memicu perhatian publik karena konten yang beredar diduga bermuatan asusila dan berpotensi melanggar hukum.

Cuplikan Video yang Beredar



Berdasarkan potongan yang tersebar di media sosial, video tersebut memperlihatkan seorang pria dan perempuan berada di sebuah ruangan sederhana.

Keduanya tampak duduk bersandar di tembok dengan alas kasur di lantai. Pria tersebut terlihat menuangkan minuman dari botol ke dalam gelas kecil dan memberikannya kepada perempuan di sampingnya.

Mereka bergantian minum dari wadah yang sama sebelum perempuan tersebut terlihat mendekat dan menyandarkan kepala ke bahu pria tersebut.


Video yang beredar berhenti pada bagian itu. Detail ruangan seperti seprei bermotif bunga turut menjadi bahan perbincangan warganet.

Keterangan Pihak Desa

Pria dalam video diduga merupakan ketua kelompok KKN yang pernah bertugas di salah satu desa di Lombok Timur.

Kepala desa setempat membenarkan bahwa mahasiswa tersebut memang pernah menjalani program KKN di wilayahnya. Namun, ia menegaskan tidak mengetahui proses pembuatan maupun penyebaran video tersebut.

Kelompok KKN itu diketahui telah menyelesaikan kegiatan pengabdian dan ditarik oleh pihak kampus pada 5 Februari 2026. Selama pelaksanaan program, mereka menyewa rumah warga sebagai posko.

Polisi Telusuri Asal Penyebaran

Aparat kepolisian kini mendalami kasus tersebut untuk memastikan kronologi serta dugaan pelanggaran hukum.

Kasat Reskrim Polres Lombok Timur, IPTU Arie Kusnandar, menyatakan penyidik tengah menelusuri siapa yang pertama kali mengunggah konten itu ke media sosial serta bagaimana alur penyebarannya.

Menurutnya, klarifikasi dilakukan terhadap pihak-pihak terkait guna memperoleh informasi yang objektif dan mencegah spekulasi di tengah masyarakat.

Satuan Reskrim Polres Lombok Timur melibatkan Unit Tipidter dan Unit PPA untuk melakukan pendalaman lebih lanjut.

Imbauan kepada Masyarakat

Di tengah ramainya pencarian tautan, masyarakat diimbau tidak sembarangan membagikan atau mengakses konten yang belum jelas kebenarannya.

Selain berpotensi melanggar hukum, penyebaran video pribadi tanpa izin juga dapat merugikan pihak-pihak yang terlibat.

Penanganan kasus ini masih berlangsung dan pihak berwenang memastikan setiap informasi diverifikasi secara menyeluruh.

Sumber:

l3

BERITA TERKAIT

Berita Lainnya