Seluruh dokumen terkait kasus Jeffrey Epstein kini dapat diakses oleh publik. Departemen Kehakiman Amerika Serikat membuka akses terhadap jutaan berkas yang dikenal sebagai Jeffrey Epstein Files, termasuk dokumen PDF, foto, dan video.

Rilis besar-besaran ini dilakukan pada akhir Januari 2026 dan mencakup arsip penyelidikan serta penegakan hukum atas berbagai kejahatan yang melibatkan Epstein. Publik tidak hanya dapat membaca berkas tersebut secara daring, tetapi juga mengunduhnya.

Apa yang Termuat dalam Jeffrey Epstein Files

Berkas yang dirilis berjumlah sangat besar, mencapai sekitar 3,5 juta halaman dokumen, ratusan ribu gambar, serta ribuan rekaman video. Isinya mencakup laporan hukum, catatan penahanan, evaluasi psikologis, hingga korespondensi Epstein dengan berbagai pihak.

Departemen Kehakiman menjelaskan bahwa arsip tersebut dikumpulkan dari sejumlah sumber utama, antara lain perkara hukum di Florida dan New York, penyelidikan terhadap jaringan Epstein, serta investigasi terkait kematian Epstein di dalam tahanan.

Seluruh kumpulan data ini dikenal dengan sebutan Epstein Files, yakni arsip lengkap penyelidikan atas dugaan kejahatan seksual dan perdagangan manusia yang dilakukan oleh Epstein selama bertahun-tahun.

Sekilas Latar Belakang Kasus Epstein

Kasus Jeffrey Epstein pertama kali mencuat pada 2006, ketika ia menghadapi berbagai tuduhan pelecehan seksual. Proses hukum saat itu berakhir dengan kesepakatan hukum pada 2008, yang membuat Epstein menerima hukuman relatif ringan.

Namun pada 2019, kasus ini kembali dibuka dengan tuduhan lebih berat, yakni perdagangan seksual dan kekerasan terhadap anak di bawah umur. Epstein ditahan, tetapi meninggal dunia di penjara sebelum persidangan mencapai putusan akhir.

Kontroversi semakin meluas karena dalam berbagai dokumen, foto, dan komunikasi Epstein, muncul nama-nama tokoh terkenal dari berbagai bidang. Hal ini memicu sorotan publik internasional dan tuntutan transparansi.