Klaim Listrik Padam 7 Hari dan Internet Mati Akibat Krisis Global Dipastikan Hoaks
Sebuah unggahan di media sosial memicu keresahan publik setelah menyebut Indonesia akan mengalami pemadaman listrik selama tujuh hari disertai matinya akses internet akibat krisis global. Narasi tersebut dikaitkan dengan konflik internasional antara Amerika Serikat dan Iran.
Konten itu beredar melalui akun Facebook bernama “Tombol Berita Viral” pada pertengahan Januari 2026. Unggahan tersebut menampilkan foto Komjen Pol (Purn) Dharma Pongrekun dengan imbauan agar masyarakat bersiap menghadapi situasi darurat.
Klaim yang disampaikan menyebut listrik akan padam total selama tujuh hari dan internet tidak dapat diakses. Narasi itu menyebut kondisi tersebut sebagai dampak langsung krisis global berskala besar.
Penelusuran Asal Klaim
Penelusuran menunjukkan klaim serupa ramai diperbincangkan sejak awal 2026 melalui berbagai platform, termasuk Instagram dan podcast. Isu ini kerap disebut sebagai skenario “blackout tujuh hari”.
Salah satu sumber yang sering dirujuk adalah pernyataan Komjen Pol (Purn) Dharma Pongrekun dalam sebuah podcast bersama Chef Chitra. Dalam perbincangan tersebut, Dharma menyampaikan kemungkinan terjadinya kondisi darurat mendadak.
Namun, pernyataan itu bersifat imbauan kesiapsiagaan, bukan pengumuman kebijakan atau prediksi resmi negara. Tidak ada penjelasan bahwa kondisi tersebut dipicu konflik Amerika Serikat dan Iran.
Konteks Pernyataan Dharma Pongrekun
Dharma Pongrekun dikenal aktif menyampaikan pandangan pribadi mengenai isu global dan kesiapan masyarakat menghadapi situasi darurat. Dalam podcast tersebut, ia mengajak publik menyiapkan kebutuhan dasar jika sewaktu-waktu terjadi gangguan sistem.
Ia menyebut skenario terburuk berupa listrik padam, ATM tidak berfungsi, air bersih terganggu, hingga aktivitas malam hari tanpa penerangan. Penjelasan itu disampaikan sebagai bentuk kewaspadaan, bukan kepastian peristiwa.
Tidak ditemukan pernyataan Dharma yang mengaitkan langsung kondisi tersebut dengan perang antara Amerika Serikat dan Iran maupun menyebut Indonesia akan terdampak secara nasional.
Peristiwa di Luar Negeri Tidak Berkaitan
Beberapa negara Eropa memang sempat mengalami gangguan listrik. Di Belanda, pemadaman terjadi akibat ledakan di instalasi distribusi listrik yang berdampak pada wilayah Amsterdam.
Pemerintah Belanda juga membagikan panduan kesiapsiagaan 72 jam untuk kondisi darurat. Panduan tersebut bersifat mitigasi bencana, bukan indikasi krisis global atau perang.
Adapun pemadaman listrik dan pembatasan internet di Iran terjadi karena krisis energi domestik dan kebijakan keamanan internal, bukan dampak konflik bersenjata lintas negara.
Update Terbaru
Kolombia Hadapi Uzbekistan pada Laga Pembuka Grup K Piala Dunia 2026
Rabu / 17-06-2026, 18:53 WIB
RB Leipzig Desak Pemecatan Pelatih Ole Werner Akibat Konflik dengan Klopp
Rabu / 17-06-2026, 18:52 WIB
Potongan Pajak JHT Capai Rp15 Juta, Pekerja Kaget Saat Cairkan Dana BPJS Ketenagakerjaan
Rabu / 17-06-2026, 18:52 WIB
Menhub Pastikan Stasiun Gambir Disulap Jadi Stasiun Nasional
Rabu / 17-06-2026, 18:52 WIB
Ducati Indonesia Gelar Weekend Ride untuk Komunitas Motor
Rabu / 17-06-2026, 18:52 WIB
PT Murni Sadar Tbk Bagikan Dividen Tunai Rp5 Miliar untuk Tahun Buku 2025
Rabu / 17-06-2026, 18:52 WIB
Juventus Bidik Eljif Elmas Usai Napoli Tak Perpanjang Pinjaman
Rabu / 17-06-2026, 18:52 WIB
Pemerintah Salurkan PIP 2026 Termin II hingga September
Rabu / 17-06-2026, 18:52 WIB
Nathan Cleary Suntik Antiboncos Demi Laga State of Origin Kedua
Rabu / 17-06-2026, 18:49 WIB
LG Luncurkan Ekosistem Rumah Pintar Berbasis AI di Indonesia
Rabu / 17-06-2026, 18:48 WIB
Tecno Spark 50 Pro Resmi Meluncur dengan Helio G100 dan Baterai 6.000 mAh
Rabu / 17-06-2026, 18:48 WIB
BCA Pacu Kredit Multiguna Lewat Personal Loan Tanpa Agunan
Rabu / 17-06-2026, 18:48 WIB
FIFA Pastikan Keamanan Timnas Iran Selama Piala Dunia
Rabu / 17-06-2026, 18:48 WIB
BCA Pacu Penyaluran Kredit Multiguna Lewat Personal Loan
Rabu / 17-06-2026, 18:48 WIB






