Apa Bedanya Terapi Hemodialisis (HD) atau Hemodiafiltrasi (HDF): Pahami Perbedaannya dan Temukan Solusi Terbaik untuk Penyakit Ginjal
Apa Itu Hemodiafiltrasi HDF?
Hemodiafiltrasi, sebuah prosedur terapeutik yang serupa namun berbeda dengan hemodialisis, bertujuan untuk menggantikan fungsi ginjal dalam menyaring limbah dan racun dari dalam darah.
Teknik ini merupakan perpaduan antara dua metode, yakni hemodialisis (melalui difusi) dan hemofiltrasi (melalui konveksi), yang meningkatkan kemampuan penyaringan dan pembersihan zat terlarut dengan berbagai berat molekul.
Mesin yang digunakan dalam hemodiafiltrasi juga dianggap lebih canggih dibandingkan dengan mesin hemodialisis standar.
Kelebihan hemodiafiltrasi antara lain:
- Mampu menghilangkan berbagai jenis racun dalam tubuh, baik yang berukuran kecil, sedang, maupun besar.
- Mengurangi risiko kematian secara signifikan.
- Menurunkan kemungkinan rawat inap bagi pasien.
- Mengurangi gejala penurunan nafsu makan.
- Mengurangi efek samping yang mungkin muncul setelah prosedur cuci darah, seperti gatal-gatal, tekanan darah rendah, pusing, dan mual.
Terapi ini lebih disarankan bagi pasien dengan kondisi jantung atau tekanan darah yang tidak stabil.
Namun, tidak semua penderita gangguan ginjal dapat menjalani hemodiafiltrasi, terutama mereka yang memiliki kadar aliran darah cepat (Qb) di atas 300.
Pengobatan baik hemodialisis maupun hemodiafiltrasi hanya tersedia di fasilitas kesehatan yang memiliki peralatan dan tenaga medis yang memadai.
Salah satu contohnya adalah Rumah Sakit EMC Alam Sutera, yang menawarkan layanan hemodialisis dan hemodiafiltrasi dengan menggunakan peralatan berteknologi tinggi.
Bagi para pasien yang memiliki riwayat penyakit ginjal, disarankan untuk segera berkonsultasi dengan dokter spesialis seperti dr. Mirna Nurasri Praptini, Sp.PD, M.Epid, KGH, FINASIM, seorang konsultan ginjal dan hipertensi di Rumah Sakit EMC Alam Sutera, guna mendapatkan penanganan yang sesuai dengan kondisi kesehatan mereka.***
Update Terbaru
Pemerintah Pastikan Stok Beras Aman Hadapi El Nino 2026
Kamis / 18-06-2026, 20:53 WIB
Pelajaran dan Hikmah dari Peristiwa Asyura 10 Muharram
Kamis / 18-06-2026, 20:52 WIB
Ziwen Xu Bikin Game Tiruan GTA 6 Pakai AI Claude 20x
Kamis / 18-06-2026, 20:52 WIB
Jemaah Haji Lintas Negara Padati Gua Hira Menjelang Fajar
Kamis / 18-06-2026, 20:52 WIB
Bakamla Siap Bangun Stasiun Pemantauan Maritim di DIY
Kamis / 18-06-2026, 20:52 WIB
Lenovo: Guru Kunci Arahkan Siswa Gunakan AI secara Bertanggung Jawab
Kamis / 18-06-2026, 20:52 WIB
Airlangga: Prabowo Tekankan Peran Himbara Dorong Perekonomian Nasional
Kamis / 18-06-2026, 20:52 WIB
5 Rekomendasi Smart TV Murah di Bawah Rp2 Jutaan
Kamis / 18-06-2026, 20:50 WIB
Jemaah Haji Internasional Padati Gua Hira di Makkah
Kamis / 18-06-2026, 20:50 WIB
Klaim Asuransi Kredit AAUI Tembus Rp 4,21 Triliun, Rasio Capai 102 Persen
Kamis / 18-06-2026, 20:50 WIB
Teladan Metropolitan City Rally 2026 Siap Meriahkan HUT ke-499 Jakarta
Kamis / 18-06-2026, 20:50 WIB
Davina Karamoy Diperiksa sebagai Saksi Kasus Penipuan Hanania
Kamis / 18-06-2026, 20:50 WIB
Shin Tae-yong Tetapkan Kriteria Skuad Persija Jakarta Musim 2026/2027
Kamis / 18-06-2026, 20:50 WIB
Davina Karamoy Jadi Korban Penipuan Travel Haji Hanania Group
Kamis / 18-06-2026, 20:50 WIB






