Keluarga Celeste Rivas melontarkan kecaman keras terhadap langkah hukum yang diambil oleh tim pembela D4vd.

Mereka menilai pihak penasihat hukum berupaya menyalahkan remaja berusia 14 tahun tersebut atas kematiannya sendiri.

>>> Destry Damayanti Minta Pasar Tenang Menyusul Pergantian Pimpinan BI

Patrick Steinfeld selaku perwakilan hukum keluarga menyampaikan pernyataan tersebut usai sidang pendahuluan D4vd.

Ia mengaku merasa sangat terganggu dengan taktik pembelaan yang diajukan di hadapan majelis persidangan.

Tim pembela sebelumnya sempat memunculkan kemungkinan bahwa korban melakukan tindakan bunuh diri.

Mereka juga merujuk pada sejumlah pesan teks yang berisi ancaman pembunuhan terhadap sang penyanyi.

Steinfeld menegaskan bahwa pihak keluarga merasa sangat terpukul mendengar upaya mendiskreditkan bukti dari jaksa.

>>> Polda Metro Jaya tangkap delapan pelaku sindikat penyebar hoaks

Selain itu, ia juga membantah klaim D4vd yang sempat menyatakan bahwa korban mengaku sudah berusia 18 tahun.

Steinfeld merujuk pada insiden pemeriksaan kesejahteraan pada bulan Februari 2024 yang melibatkan seorang deputi sheriff.

Petugas penegak hukum tersebut diduga telah menyampaikan kepada D4vd bahwa usia korban masih 13 tahun.

Berdasarkan catatan itu, ia berpendapat bahwa terdakwa telah mengetahui status minor korban sejak awal.

>>> Bahaya Leptospirosis Saat Berenang di Danau dan Sungai Musim Panas

Terdakwa kini harus menghadapi dakwaan serius terkait dugaan pelecehan seksual berkelanjutan terhadap anak.

Di samping itu, D4vd juga dijerat dengan dakwaan pembunuhan serta perusakan sisa-sisa jasad manusia.

Hingga saat ini, pihak terdakwa telah menyatakan diri tidak bersalah atas semua dakwaan yang dilayangkan.

Keluarga korban sendiri mengaku merasa sedikit lega setelah mengikuti rangkaian sidang pendahuluan selama lima hari.

Mereka menyambut baik keputusan hakim yang menilai bukti telah mencukupi untuk melanjutkan kasus ke meja hijau.

>>> Tips Mencampur Retinol dan Moisturizer untuk Jaga Skin Barrier

Ketika dimintai tanggapan mengenai dokumen perjalanan serta pesan yang dihadirkan kubu pembela untuk menunjukkan bahwa keluarga mengetahui kedekatan korban, perwakilan hukum memilih untuk tidak berkomentar lebih jauh karena alasan hukum yang berlaku.