Waspada Investasi Bodong, Kenali Proses Kredit Resmi ala Bank Mandiri Taspen
Bank Mandiri Taspen gencar melakukan edukasi literasi keuangan kepada masyarakat melalui media.
Langkah ini bertujuan meningkatkan pemahaman tentang ciri-ciri produk perbankan resmi di tengah maraknya penawaran investasi bodong dan produk keuangan ilegal di era digital.
>>> IRGC Hentikan Empat Kapal di Selat Hormuz, Ketegangan Iran-AS Meningkat
Edukasi tersebut disampaikan dalam kegiatan Media Gathering Banking Insight 2026 bertema Membedakan Investasi Resmi dan Investasi Ilegal di Tengah Maraknya Penawaran Keuangan Digital.
Acara digelar di Purwokerto, Kabupaten Banyumas, Jawa Tengah, pada Jumat (25/7/2026).
Distribution Head 5 (Jateng-DIY) Bank Mandiri Taspen, I Putu Agus Sinom Artawan, menyatakan media memiliki peran strategis dalam memperluas informasi mengenai karakteristik produk perbankan yang resmi.
Dengan begitu, masyarakat dapat terhindar dari berbagai modus penipuan keuangan.
“Kami juga ingin mengedukasi masyarakat agar memahami bahwa setiap pengajuan kredit harus disesuaikan dengan kebutuhan dan kemampuan membayar.
Masyarakat juga harus mengetahui semua proses pengajuan dilakukan sesuai ketentuan dan prosedur yang berlaku,” ujar Sinom.
Ia menjelaskan, produk perbankan resmi memiliki mekanisme yang jelas.
Mulai dari pengajuan permohonan nasabah, pemenuhan dokumen persyaratan, proses verifikasi, analisis kelayakan kredit, hingga persetujuan dari pihak bank.
Setiap calon debitur wajib menyerahkan dokumen resmi, seperti KTP dan KK.
Setelah itu, bank akan melakukan verifikasi data, analisis kelayakan, serta telekonfirmasi kepada calon nasabah sebelum fasilitas kredit disetujui.
“Jadi tidak ada pengajuan yang langsung cair. Semua melalui proses verifikasi, analisa, dan telekonfirmasi kepada calon nasabah,” katanya.
Selain itu, produk resmi perbankan selalu memuat informasi secara transparan mengenai persyaratan, suku bunga, jangka waktu, serta hak dan kewajiban nasabah.
Update Terbaru
Pemerintah Siapkan APBN untuk Bayar Angsuran Kopdes Merah Putih ke Himbara Mulai September
Sabtu / 25-07-2026, 22:18 WIB
Febrie Adriansyah Tersangka TPPU, Pakar Ingatkan Soal Hubungan Aset dan Kejahatan Asal
Sabtu / 25-07-2026, 22:17 WIB
Gaya Seksi KATSEYE di Video 'Animal' Tuai Kritik, Dinilai Terlalu Vulgar
Sabtu / 25-07-2026, 22:17 WIB
5 Pola Komunikasi Unik Paus Sperma di Laut China Selatan 2026
Sabtu / 25-07-2026, 22:15 WIB
Astronom Temukan Tempat Terbaik untuk Cari Kehidupan Alien
Sabtu / 25-07-2026, 21:46 WIB
Everton Hadapi Bolton Wanderers dalam Laga Uji Coba Pramusim
Sabtu / 25-07-2026, 21:43 WIB
Ted Lasso Kembali untuk Musim Keempat, Latih Tim Sepak Bola Wanita
Sabtu / 25-07-2026, 21:43 WIB
Sepp Kuss Menang di Stage 20 Tour de France ke Alpe d'Huez
Sabtu / 25-07-2026, 21:42 WIB
Big Bang Gelar Fan Event Gratis Rayakan 20 Tahun Debut
Sabtu / 25-07-2026, 21:42 WIB
P.O. Block B Alami Kecelakaan di Jeju, Agensi Konfirmasi Kondisi
Sabtu / 25-07-2026, 21:42 WIB
Demonstran di India Rayakan Kemenangan Usai Menteri Pendidikan Mundur
Sabtu / 25-07-2026, 21:42 WIB
Lutung Jawa 'Momon' Dievakuasi Usai Dipelihara Warga Bondowoso
Sabtu / 25-07-2026, 21:42 WIB
Tavares Puji Kekuatan Persija yang Ditangani Shin Tae Yong
Sabtu / 25-07-2026, 21:41 WIB
Monster Hunter Wilds Raih Dua Penghargaan CEDEC Awards 2026
Sabtu / 25-07-2026, 21:41 WIB







