Penasihat keuangan melaporkan bahwa peminjam kesulitan beradaptasi dengan kewajiban pembayaran setelah penangguhan selama pandemi. Jackie Duran, Presiden U.

S. Student Loan Center di Tampa, mengatakan banyak yang tidak siap membayar cicilan ratusan dolar per bulan.

Duran mendesak peminjam untuk segera memeriksa detail akun mereka guna mencegah gagal bayar yang dapat memicu penyitaan gaji, pengurangan pengembalian pajak, dan penurunan skor kredit.

Pemberitahuan resmi dari Departemen Pendidikan menyatakan bahwa peminjam yang tidak memilih rencana baru dalam 90 hari akan ditempatkan pada Rencana Pembayaran Standar.

Untuk pinjaman baru yang mulai dibayar setelah 1 Juli 2026, akan diterapkan Rencana Standar Bertingkat.

Para peminjam telah aktif mendokumentasikan penerimaan pemberitahuan ini di media sosial. Seorang pengguna Reddit mengaku menerima surat 90 hari dari Nelnet, sementara yang lain mendapatkannya dari Edfinancial.

Upaya Legislatif Mengatasi Beban Utang

Di Kongres, upaya legislatif tengah berlangsung untuk mengurangi beban utang jangka panjang dengan menangani suku bunga.

Perwakilan Anna Paulina Luna ikut memimpin usulan undang-undang yang bertujuan membatasi suku bunga pinjaman mahasiswa federal pada 2%.

>>> HP Terbaru RAM Besar Harga Pelajar, Mulai Rp1 Jutaan

Luna mengatakan bahwa peminjam yang mengambil utang tersebut hampir dipaksa menjalani pembayaran seumur hidup. Ia menekankan bahwa penurunan suku bunga memberikan solusi terstruktur tanpa menghilangkan kewajiban pokok pinjaman.