Samsung baru saja meluncurkan Galaxy Watch 9 dalam acara Galaxy Unpacked pekan ini.

Namun, alih-alih menjadi gebrakan, smartwatch tersebut justru dinilai gagal mengikuti perkembangan tren perangkat kesehatan yang semakin mengarah ke desain tanpa layar.

>>> Perubahan Kecil Galaxy Z Fold 8: Tahan Lama dan Anti Silau

Presentasi Galaxy Watch 9 sepenuhnya didominasi oleh Sharanya Desai, kepala algoritma kesehatan digital Samsung.

Ia memamerkan berbagai fitur anyar seperti Vitals yang memantau lima biometrik, Fitness Index untuk mengelola kebutuhan aktivitas, serta detektor sleep apnea yang ditingkatkan.

Halaman pembelian Galaxy Watch 9 di situs Samsung juga hanya menyoroti aspek kesehatan.

Siaran pers perusahaan pun menegaskan hal yang sama: "Galaxy Watch9 adalah pendamping harian utama, dirancang untuk pengguna yang sadar kesehatan."

Fitur Kesehatan Satu-satunya Keunggulan Smartwatch

Meski smartwatch seperti Galaxy Watch 9 bisa melakukan banyak hal, hanya fitur pelacakan kesehatan yang benar-benar membedakannya dari ponsel.

Sayangnya, pasar justru telah beralih ke perangkat yang lebih ringan dan tidak merepotkan.

>>> Pria Rekam Pasangan Berhubungan Intim di Airbnb Tyrone, Dijatuhi Hukuman Penjara

Pelacak kesehatan berukuran besar di pergelangan tangan kini mulai ditinggalkan. Cincin pintar seperti Oura dan Galaxy Ring buatan Samsung sendiri menjadi populer karena lebih low-profile.

Whoop memperkenalkan konsep baru dengan pelacak tanpa layar yang sangat tipis dan ringan. Perangkat ini tidak mengganggu saat berolahraga maupun tidur di malam hari.

Google menyusul dengan Fitbit Air yang sempat kesulitan stok meski menghadapi beberapa masalah. Pekan ini, Garmin juga meramaikan pasar dengan Cirqa yang bebas langganan dan disambut antusias.

Samsung Abaikan Tren Masa Depan

Tren perangkat kesehatan yang lebih ramping dan subtil sudah jelas terlihat.

Namun, Samsung tidak hanya gagal merilis perangkat tanpa layar di atas panggung, tetapi juga tidak membuat penerus Galaxy Ring yang kini sudah berusia dua tahun.

>>> Bom Mobil Dicegat di Dekat Perbatasan Irlandia

Desai dengan bangga menyatakan bahwa lebih dari 77 juta pengguna mengandalkan Samsung Health. Ironisnya, ambisi Samsung untuk mendominasi pasar kesehatan justru bertolak belakang dengan kemampuannya mengimbangi para pesaing.