Sidang Lindsay Clancy: Pengacara Berselisih soal Bukti Sensitif
Juri telah dipilih dalam persidangan Lindsay Clancy, ibu asal Massachusetts yang didakwa membunuh tiga anaknya pada Januari 2023.
Clancy, 35 tahun, menghadapi dakwaan pembunuhan tingkat pertama atas kematian Cora (5), Dawson (3), dan Callan (8 bulan).
>>> Tujuh Alumni Softball UCLA Tembus Postseason AUSL 2027
Ia mengaku mencekik mereka, namun pembela menyatakan ia menderita gangguan mental pasca melahirkan yang parah.
Perdebatan soal Bukti dan Saksi
David Meier, pengacara mantan suami Clancy, Patrick Clancy, menegaskan kliennya tidak berniat menutup ruang sidang atau membatasi bukti dari juri.
"Dia mengakui bahwa dia tidak memiliki wewenang, kedudukan, atau niat untuk menyarankan pengadilan atau pengacara bagaimana cara mengadili perkara ini," kata Meier.
Jaksa Wilayah Asisten Jennifer Sprague menyatakan akan menyerahkan akses rekaman 911 Patrick Clancy kepada hakim, dan telah berencana menyegel foto otopsi dari publik.
Pengacara pembela Kevin Reddington menyebut permintaan Meier tepat, namun berargumen bukti grafis tidak perlu karena tindakan inti tidak disengketakan.
"Pemerintah berulang kali menyatakan mereka punya hak untuk mengajukan bukti. Tentu saja.
Tapi meskipun kita di pengadilan, mari bicara sedikit tentang kemanusiaan," kata Reddington.
Reddington mengkritik rencana jaksa menampilkan materi grafis dan memanggil Patrick Clancy sebagai saksi.
"Yang tidak bisa saya pahami adalah niat jaksa untuk menciptakan sirkus di depan juri yang hanya dirancang untuk membangkitkan emosi mereka," ujarnya.
Ia juga mempertanyakan bagaimana Patrick Clancy menghadapi tragedi itu. "Bagaimana orang itu tidak menjadi kacau balau secara emosional, saya tidak mengerti," lanjut Reddington.
Reddington menyatakan Patrick Clancy telah melanjutkan hidupnya. "Dia punya keluarga, dia punya keluarga besarnya," katanya.
Ia menutup kritiknya dengan menuding jaksa. "Saya pikir cara pemerintah mengadili kasus ini tercela," tegas Reddington.
Sprague menanggapi dengan menuduh pembela berusaha mengecilkan tragedi.
"Negara bagian tidak memilih jumlah korban; terdakwa yang memilih. Negara bagian tidak memilih usia korban; terdakwa yang memilih.
Negara bagian tidak memilih cara mengerikan mereka meninggal; terdakwa yang memilih," kata Sprague.
>>> Profil Alyssa Ashcroft, Wartawan Cantik di Resident Evil
Hakim William Sullivan menyatakan akan segera memutuskan permintaan terkait bukti menjelang pernyataan pembukaan.
Update Terbaru
Remaja Guinea Tewas Usai Dipenjara karena Mencontek Saat Ujian
Jumat / 24-07-2026, 12:28 WIB
3 Kulkas Sharp 2 Pintu Termurah yang Hemat Listrik dan Anti Bau
Jumat / 24-07-2026, 12:28 WIB
Microsoft Uji Coba Streaming Game Xbox dengan Iklan untuk Game Milik Pemain
Jumat / 24-07-2026, 12:25 WIB
Rahasia Berkebun di Tengah Kota dari Tani Kota Sejati-58 Kebagusan
Jumat / 24-07-2026, 12:25 WIB
5 Warna Rambut yang Cocok untuk Kulit Sawo Matang, Wajah Jadi Fresh dan Gak Kusam
Jumat / 24-07-2026, 12:25 WIB
Pemain Keturunan Surabaya di VfB Stuttgart Masuk Radar Naturalisasi Timnas Indonesia
Jumat / 24-07-2026, 12:19 WIB
Shin Tae-yong Blak-blakan: Persija Belum Ideal Jelang Piala Presiden 2026
Jumat / 24-07-2026, 12:19 WIB
Cara Cek Bansos Kemensos Lewat HP Pakai NIK KTP Secara Online
Jumat / 24-07-2026, 12:19 WIB
Cek Bansos PKH 2026 Tahap 3 Lewat HP Tanpa Aplikasi, Cukup Pakai NIK KTP
Jumat / 24-07-2026, 12:15 WIB
Panin Dai-ichi Life Integrasikan Layanan Prodia di Aplikasi Connect
Jumat / 24-07-2026, 12:15 WIB
30 Perusahaan China Jajaki Investasi di RI, Potensi Kerja Sama Tembus Rp35,7 Triliun
Jumat / 24-07-2026, 12:15 WIB
Sandiaga Uno Investasi di MUTU, Bidik Peluang Ekonomi Hijau
Jumat / 24-07-2026, 12:15 WIB
Ombudsman: Pelayanan Publik Komdigi Bebas Maladministrasi Dua Tahun Beruntun
Jumat / 24-07-2026, 12:15 WIB
6 Rekomendasi Gaming Earbuds Terbaik Juli 2026
Jumat / 24-07-2026, 12:14 WIB







