UU PFII Resmi Disahkan, Tantangan Besar Menanti untuk Saingi Dubai dan Singapura
Ia menilai Pasal 50A UU P2SK yang baru dapat membuka celah bagi dana hasil pencucian uang untuk masuk ke Indonesia.
Hal ini berpotensi membuat Indonesia keluar dari Financial Action Task Force (FATF) dan semakin jauh dari keanggotaan OECD.
Huda mencontohkan Singapura yang memiliki sistem pengawasan ketat tetap kecolongan dalam kasus pencucian uang. Risiko tersebut dapat lebih besar bagi Indonesia apabila pengawasan terhadap PFII tidak diperkuat.
"Indonesia dengan segala kekurangannya bisa menjadi surga baru pencucian uang, terlebih ada perlindungan hukum dalam UU P2SK yang baru pasal 50A," ujar Huda.
Ia juga menyoroti aspek penanganan indikasi pencucian uang melalui PFII. Menurutnya, tidak ada mekanisme due diligence dalam tata kelola investasi melalui PFII.
Selain pengawasan, Huda menilai pemberian insentif pajak hingga 50 tahun perlu dikaji. Insentif pajak seharusnya lebih diarahkan ke sektor riil agar manfaatnya dirasakan masyarakat luas.
Harapan Pemerintah
Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa mengatakan pembentukan PFII bertujuan meningkatkan daya saing Indonesia sebagai pusat keuangan internasional.
PFII merupakan kawasan keuangan khusus untuk menarik modal global dan memperluas sumber pembiayaan pembangunan.
Purbaya menjelaskan PFII dirancang mengakomodasi kebutuhan dunia usaha dan industri jasa keuangan global.
>>> Harga Tiket Fase Grup Piala Presiden 2026 Dipukul Rata Rp50 Ribu
Pemerintah berharap kawasan ini menjadi katalis bagi pendalaman sektor keuangan nasional, pengembangan inovasi jasa keuangan, peningkatan investasi, pembiayaan proyek strategis nasional, hingga memperkuat kontribusi sektor keuangan terhadap pertumbuhan ekonomi.
Update Terbaru
Mengapa Riset dan Jurnalisme Investigasi Perlu Berkolaborasi untuk Dampak Lebih Besar
Kamis / 23-07-2026, 18:42 WIB
Kepala BGN: Desakan Hentikan MBG Bukan Ranah Kami
Kamis / 23-07-2026, 18:42 WIB
Kemlu RI Buka Suara soal Pertemuan Prabowo dengan Direktur FBI
Kamis / 23-07-2026, 18:42 WIB
Pelatih Korea Soroti Evaluasi Usai Kalahkan Timnas Voli Putri Indonesia
Kamis / 23-07-2026, 18:36 WIB
Dude Harlino Kembalikan Honor Rp5,25 Miliar ke Bareskrim
Kamis / 23-07-2026, 18:35 WIB
2 Bulan Kekeringan, Ratusan Keluarga di Tangerang Krisis Air Bersih
Kamis / 23-07-2026, 18:35 WIB
Fadli Zon: Revitalisasi Keraton Surakarta Dimulai Tahun Ini
Kamis / 23-07-2026, 18:35 WIB
Zulhas: Prabowo Minta TNI/Polri Dukung Penuh Kopdes Merah Putih
Kamis / 23-07-2026, 18:35 WIB
Samsung Rilis Galaxy Watch Ultra 2 dan Watch 9, Ini Spek dan Harganya
Kamis / 23-07-2026, 18:35 WIB
Cyrus Margono Dipinjamkan ke Malut United Usai Persija Rekrut Nadeo dan Aqil Savik
Kamis / 23-07-2026, 18:35 WIB
Viral Flexing Anak Pejabat, Ini Profil dr. Nevi Rizal dan Rincian Harta Rp1,4 Miliar di LHKPN
Kamis / 23-07-2026, 18:34 WIB
Trump Kesal Yordania Kebobolan Serangan Iran Tewaskan 3 Tentara AS
Kamis / 23-07-2026, 18:32 WIB
China Open 2026: Raymond/Joaquin Tersingkir di Babak 16 Besar
Kamis / 23-07-2026, 18:32 WIB
Ayah dan Anak di Bali Curi 12 Motor Demi Judi Online
Kamis / 23-07-2026, 18:32 WIB







