>>> Max Muncy Samai Rekor Home Run Ron Cey di Los Angeles Dodgers

Fitur ini memungkinkan pengguna merekam seluruh momen menggunakan kamera wide-angle, lalu memilih satu orang sebagai fokus utama setelah perekaman selesai.

Galaxy AI kemudian mengubah rekaman tersebut menjadi video dengan subject-centered tracking shot. Pengguna juga dapat menentukan rasio video dan menyempurnakan hasilnya langsung melalui aplikasi Gallery.

Untuk mengedit foto, ada Galaxy AI Photo Assist yang kini menerima perintah berbasis teks. Pengguna cukup mengetikkan perubahan yang diinginkan, lalu AI akan memproses foto tersebut secara otomatis.

Hasil edit dapat dibandingkan langsung dengan foto asli secara berdampingan di layar utama Galaxy Z Fold8 maupun Galaxy Z Fold8 Ultra.

Dengan layar yang luas, pengguna bisa melihat detail perubahan tanpa perlu bolak-balik membuka foto.

Spesifikasi Berbeda di Tiap Model

Meski sama-sama menjalankan Android 17 dan One UI 9, ketiga ponsel ini memiliki form factor dan spesifikasi yang berbeda.

Samsung Galaxy Z Flip8 menjadi model paling ringkas dengan layar utama 6,9 inci dan cover screen 4,1 inci.

Ponsel ini ditenagai chipset Exynos 2600, RAM 12 GB, serta baterai 4.300 mAh dengan fast charging 25W.

Samsung Galaxy Z Fold8 memiliki bentuk lebih lebar menyerupai paspor.

Layar utamanya 7,6 inci dan layar luar 5,5 inci, dengan Snapdragon 8 Elite Gen 5 for Galaxy serta baterai 4.800 mAh dan fast charging 45W.

Samsung Galaxy Z Fold8 Ultra menjadi model dengan spesifikasi tertinggi.

>>> Modus Licik Eks Dirut Kebun Binatang Surabaya: Rangkap 3 Jabatan, Pakan Satwa Dimark-up, Negara Rugi Rp10 Miliar!

Layar utamanya 8 inci, cover screen 6,5 inci, kamera utama 200 MP, Snapdragon 8 Elite Gen 5 for Galaxy, serta baterai 5.000 mAh dengan fast charging 45W.