Pria Perlu Tahu, Ini 5 Penyebab Sperma Encer
Perubahan tekstur sperma sering menimbulkan kekhawatiran, terutama jika tampak lebih encer dari biasanya. Meski tidak selalu menandakan masalah kesehatan, kondisi ini perlu diwaspadai.
Sperma normal umumnya kental dan berwarna putih keabu-abuan. Namun, kekentalannya bisa berubah karena kebiasaan sehari-hari atau kondisi medis tertentu.
>>> Toiran: Timnas Voli Indonesia Belum Maksimal saat Tumpas Kamboja
Dalam beberapa kasus, sperma encer bersifat sementara dan kembali normal tanpa pengobatan. Jika berlangsung lama atau disertai gejala lain, pemeriksaan medis dianjurkan.
Penyebab Sperma Encer
Berikut lima penyebab sperma encer pada pria berdasarkan Medical News Today.
1. Jumlah sperma rendah.
Oligospermia terjadi ketika jumlah sperma kurang dari 15 juta per mililiter cairan semen menurut WHO.
Penyebabnya meliputi gangguan hormon, infeksi, paparan bahan kimia, alkohol, merokok, obesitas, dan efek samping obat.
2. Varikokel.
Pembengkakan pembuluh darah di sekitar testis ini dapat mengganggu produksi sperma. Tidak semua penderitanya mengalami gangguan kesuburan, namun kondisi ini sering ditemukan pada pria yang menjalani pemeriksaan fertilitas.
>>> Assassin's Creed Black Flag Resynced Dibangun Ulang Total karena Kode Asli Tak Bisa Dipakai
3. Terlalu sering ejakulasi.
Frekuensi ejakulasi yang tinggi menyebabkan tubuh kekurangan waktu memproduksi air mani dan sperma optimal. Kondisi ini bersifat sementara dan membaik setelah jeda beberapa hari.
4. Ejakulasi retrograd.
Air mani mengalir ke kandung kemih bukan keluar penis akibat gangguan otot sfingter. Akibatnya, volume air mani lebih sedikit dan tampak encer.
5. Kekurangan zinc.
Mineral ini penting untuk produksi sperma dan fungsi reproduksi. Sumber zinc meliputi tiram, daging merah, ayam, makanan laut, kacang-kacangan, biji-bijian, produk susu, dan polong-polongan.
Tanda-tanda Sperma Encer
Beberapa tanda sperma encer antara lain tekstur air mani lebih cair, warna lebih bening, volume lebih sedikit, cepat mencair setelah dikeluarkan, terjadi berulang, dan kesulitan memiliki keturunan meski tanpa kontrasepsi.
>>> Pengembang Tsukuyomi: The Divine Hunter Pastikan Game Berikutnya Tak Gunakan AI Generatif
Sperma encer umumnya tidak berbahaya dan sering sementara. Namun, jika terus-menerus terjadi, pemeriksaan medis diperlukan untuk menjaga kesehatan reproduksi.
Update Terbaru
GameSir Rilis G7 Pro Edisi Khusus Yakuza: Like a Dragon
Kamis / 23-07-2026, 01:01 WIB
My Lesbian Experience with Loneliness: Saat Seks Bukan Sekadar Layanan
Kamis / 23-07-2026, 01:01 WIB
Briptu Pradika Klarifikasi Tuduhan Peras Pengecer BBM Rp50 Juta
Kamis / 23-07-2026, 01:00 WIB
Kemenhut Bongkar Tambang Ilegal di NTB, 8 Orang Ditangkap
Kamis / 23-07-2026, 01:00 WIB
Kapolrestabes Bandung Bantah Peta Kerawanan Begal, Pastikan Jaga Setiap Jengkal Kota
Kamis / 23-07-2026, 01:00 WIB
Sutradara Fallout: New Vegas Nilai RPG Harus Paksa Pemain Buat Keputusan Sulit
Kamis / 23-07-2026, 01:00 WIB
STARGLOW Rilis Single Baru 'Drivin' My Life' Sambut Musim Panas
Kamis / 23-07-2026, 01:00 WIB
Lipatan Layar Galaxy Z Fold 8 dan Fold 8 Ultra: Masih Terlihat?
Kamis / 23-07-2026, 00:57 WIB
Video Unboxing Galaxy Z Fold 8 dan Z Flip 8 Resmi Dirilis Samsung
Kamis / 23-07-2026, 00:56 WIB
Samsung Galaxy Z Fold8 dan Z Fold8 Ultra Resmi di India, Harga Mulai Rp 34 Jutaan
Kamis / 23-07-2026, 00:56 WIB
Tabel Lengkap Urutan Shio dari Tahun ke Tahun, Cek Tahun Kelahiranmu
Kamis / 23-07-2026, 00:56 WIB
Apakah Serum Viva Gold Bisa Menghilangkan Flek Hitam? Ini Kandungan dan Manfaatnya
Kamis / 23-07-2026, 00:56 WIB
3 Moisturizer Mochi Skin Terbaik untuk Kulit Kenyal dan Cerah
Kamis / 23-07-2026, 00:56 WIB
Sadie Sink Gabung Spider-Man: Brand New Day Tanpa Audisi, Hanya Bermodal Kepercayaan
Kamis / 23-07-2026, 00:56 WIB







