Dengan sistem tersebut, kapal mampu melaju hingga kecepatan 30 knot dengan jangkauan operasional sekitar 7.000 mil laut pada kecepatan ekonomis 20 knot.

Persenjataan dan Sensor

Sebagai kapal induk yang juga mewarisi karakteristik kapal penjelajah, Garibaldi memiliki sistem pertahanan diri yang terbilang sangat kuat.

Sistem persenjataan dan sensor kapal ini di antaranya:

Untuk pertahanan udara, kapal dilengkapi dengan dua peluncur rudal delapan sel Selenia "Albatros" yang menampung total 48 rudal Aspide untuk menangkal ancaman udara jarak menengah.

Untuk anti-kapal permukaan, awalnya dipasang delapan peluncur rudal anti-kapal OTOMAT MK-2 di bagian buritan, tapi dilepas pada tahun 2003 untuk memperluas geladak penerbangan.

Sistem pertahanan titik (CIWS) memiliki tiga meriam ganda Breda 40mm/70 yang terintegrasi dengan sistem pertahanan Dardo, dengan jangkauan tembak hingga 4 km terhadap sasaran udara.

>>> AS Berencana Izinkan Arab Saudi Kembangkan Nuklir Sipil

Untuk anti-kapal selam, dipasang dua tabung peluncur torpedo tiga laras jenis ILAS-3 (kaliber 324mm) yang menggunakan torpedo ringan Mk 46 atau A-244.