Sejarah Giuseppe Garibaldi, Kapal Induk Pertama Indonesia dari Italia
Seluruh blok kapal selesai dirakit pada 31 Januari 1983, dan struktur bangunan atas rampung pada 19 April.
Kapal ini akhirnya resmi diluncurkan pada 4 Juni 1983 dalam sebuah upacara yang dihadiri oleh Perdana Menteri Amintore Fanfani dan Menteri Pertahanan Lelio Lagorio.
Uji coba laut perdana dimulai pada 3 Desember 1984, dan kapal resmi diserahterimakan pada 30 September 1985.
>>> Sudaryono Ditunjuk Jadi Kepala BGN Gantikan Nanik, Harta Rp31,39 Miliar
Garibaldi menjadi kapal perang terbesar milik Italia kala itu, meskipun dimensinya masih lebih kecil dibandingkan dengan rancangan era Regia Marina lawas atau kapal induk Aquila yang tak sempat selesai.
Kapal ini bahkan sempat menyandang predikat sebagai kapal induk terkecil di dunia sebelum takhta tersebut digeser oleh kapal induk Thailand, Chakri Naruebet, pada era 1990-an.
Nama kapal ini diambil dari seorang patriot atau tokoh militer Italia pada abad ke-19, Giuseppe Maria Garibaldi.
Spesifikasi Giuseppe Garibaldi
Giuseppe Garibaldi memiliki panjang 180,2 meter dan mampu melaju hingga 30 knot atau sekitar 56 kilometer per jam.
Bobotnya diperkirakan sekitar 13,8 ribu ton.
Kapal ini mampu menampung sekitar 600 kru inti kapal, 230 personel grup udara, sekitar 100 personel komando, dan dalam kondisi tertentu dapat mengangkut hingga 600 pasukan komando tambahan.
Kapal ini menggunakan sistem penggerak konfigurasi COGAG (Combined Gas Turbine and Gas Turbine) yang dibagi dalam dua ruang mesin terpisah demi faktor keselamatan.
Mesin ini terdiri dari empat turbin gas General Electric/Avio LM2500 yang menghasilkan daya total hingga 82.000 shp, serta enam generator mesin diesel Grand Motori Trieste B230/12 untuk memasok kebutuhan listrik cadangan.
Update Terbaru
Arizona Diamondbacks Panggil Kohl Drake untuk Debut MLB
Rabu / 22-07-2026, 16:01 WIB
Colman Domingo Sindir Kritik Rasial terhadap Casting Lupita Nyong'o di The Odyssey
Rabu / 22-07-2026, 16:00 WIB
Jay Feely Raih Nominasi Partai Republik untuk Distrik Pertama Arizona
Rabu / 22-07-2026, 16:00 WIB
BGN Temukan SPPG Miliki Dua Virtual Account, Dana Rp311 Miliar Dikembalikan
Rabu / 22-07-2026, 16:00 WIB
Danantara Tinjau Pemberdayaan Nasabah PNM, Perkuat Ekonomi Kerakyatan
Rabu / 22-07-2026, 16:00 WIB
Cholil ERK dan Eka The Brandals Masuk Badan Pengawas dan Pengurus KontraS
Rabu / 22-07-2026, 16:00 WIB
Toluca Jamu Pumas di Apertura 2026, Catat Rekor Tak Terkalahkan
Rabu / 22-07-2026, 15:56 WIB
Hulu Rilis Dokumenter tentang Kaitan Keluarga Charles Manson
Rabu / 22-07-2026, 15:56 WIB
Modernisasi Pabrik Aspal di Taiwan Jadi Contoh Infrastruktur Berkelanjutan untuk Asia
Rabu / 22-07-2026, 15:56 WIB
Nanik Ganti Nomor HP Usai Mundur dari BGN: Capai Diteror
Rabu / 22-07-2026, 15:56 WIB
Iran Kembali Serang Pangkalan AS di Kuwait, Target Depot Amunisi
Rabu / 22-07-2026, 15:56 WIB
FIFA Raup Rp268 Triliun dari Piala Dunia 2026
Rabu / 22-07-2026, 15:56 WIB
Warga Bandung Pesan 3 Ojol untuk Antisipasi Begal, Ada yang Minta Dikawal Polisi
Rabu / 22-07-2026, 15:56 WIB
Menperin Agus Gumiwang: P3DN Bisa Tambah Rp627 Triliun ke Ekonomi
Rabu / 22-07-2026, 15:55 WIB







