Pemerintah mempercepat langkah konsolidasi aset kawasan industri milik BUMN. Langkah ini merupakan bagian dari strategi memperkuat ekosistem investasi nasional.

Melalui proses tersebut, PT Danareksa (Persero) diproyeksikan mengelola tambahan lebih dari 13.000 hektare kawasan industri.

>>> IEAE 2026 Siap Digelar, Tampilkan Ribuan Inovasi Elektronik dan Smart Appliances di Jakarta

Hal ini akan mengukuhkan posisinya sebagai pengelola kawasan industri terbesar di Asia Tenggara.

Arah kebijakan tersebut mengemuka dalam pertemuan Kepala BP BUMN sekaligus Chief Operating Officer (COO). Pertemuan itu membahas percepatan konsolidasi dan pengembangan kawasan industri nasional.

>>> Harga Emas Antam Melonjak Jadi Rp2,635 Juta per Gram Hari Ini

Dengan pengelolaan lahan yang luas, Danareksa diharapkan mampu menarik lebih banyak investasi. Kawasan industri yang terintegrasi akan meningkatkan daya saing Indonesia di kancah global.

>>> Mamdani Akui New York Tak Bisa Tangkap Netanyahu Sesuai Perintah ICC

Konsolidasi ini juga bertujuan untuk menciptakan efisiensi dan sinergi antar BUMN. Pemerintah optimistis langkah ini akan mendorong pertumbuhan industri nasional.