Pemerintah Provinsi DKI Jakarta memastikan keselamatan siswa SDN Kebayoran Lama Selatan 09 menjadi prioritas utama. Pembangunan kembali gedung sekolah tersebut telah masuk dalam rencana anggaran tahun 2027.

Langkah ini diambil setelah sebagian rangka atap gedung roboh pada November 2024. Rekomendasi teknis menyatakan bangunan rusak berat dan tidak layak pakai.

>>> Dirjen Dukcapil Buka Suara soal Penolakan Nama Bayi MBG Subianto

Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung, menegaskan akan segera menuntaskan persoalan ini. Ia telah menerima laporan dari jajaran terkait.

"Saya sudah mendapat laporan dari jajaran terkait. Tentunya saya berikan perhatian khusus agar segera ditangani.

Saya pastikan akan segera kami selesaikan," ujarnya dalam keterangan tertulis, Selasa (21/7).

Gedung sekolah langsung dikosongkan sejak 27 November 2024 untuk mencegah risiko bahaya. Area sekitar telah dipasang pengaman demi keselamatan warga sekolah.

Sebanyak 270 siswa dipindahkan ke SDN Kebayoran Lama Selatan 11 yang berada tepat di sebelah gedung lama.

Proses pembelajaran berlangsung dengan sistem dua shift agar kegiatan belajar mengajar tidak terganggu.

Kepala Dinas Pendidikan DKI Jakarta, Nahdiana, mengatakan keselamatan peserta didik dan keberlangsungan pembelajaran menjadi perhatian utama. Hak belajar siswa tidak boleh terganggu meski sekolah menjalani sistem shift.

"Keselamatan peserta didik menjadi prioritas kami. Di saat yang sama, kami memastikan seluruh siswa tetap memperoleh hak belajar secara optimal.

Kualitas layanan pendidikan tetap terjaga," kata dia.

Nahdiana menegaskan penyesuaian waktu belajar tidak menurunkan mutu pembelajaran. Kurikulum, proses belajar mengajar, serta pendampingan guru dan tenaga kependidikan tetap berjalan sesuai standar.

Pendampingan terus dilakukan agar kegiatan belajar mengajar berjalan efektif selama masa transisi. Tidak ada satu pun siswa yang boleh kehilangan hak atas pendidikan berkualitas.