Spanyol Kembangkan Roda Pendarat Pesawat yang Bisa Simpan Energi Seperti Baterai
Proyek ini diharapkan berakhir dengan demonstrator skala nyata yang terkait dengan komponen roda pendarat pesawat.
Itu bukan berarti roda pendarat bertenaga baterai siap untuk bandara besok, tetapi memberikan tempat uji fisik bagi para insinyur, bukan hanya sampel laboratorium.
AIMPLAS mengatakan demonstrator ini akan membantu memvalidasi teknologi dalam kondisi representatif dan mendekatkannya ke penggunaan industri.
Ini adalah langkah penting karena material aerospace harus bertahan terhadap getaran, beban, perubahan suhu, dan persyaratan sertifikasi yang ketat.
Ada juga sudut bisnis di sini.
Jika serat karbon daur ulang bisa diubah menjadi material kelas aerospace yang berharga, limbah dari manufaktur kelas atas tidak lagi hanya menjadi masalah pembuangan, tetapi mulai terlihat seperti peluang rantai pasokan.
Bagian tersulit adalah membuat material yang sama menangani dua pekerjaan yang biasanya milik sistem berbeda. Baterai harus memindahkan ion dan menyimpan muatan.
Komponen pesawat harus menahan beban dan mempertahankan bentuknya.
AIMPLAS mengatakan proyek ini mengerjakan tantangan seperti elektrolit padat fungsional, variabilitas serat daur ulang, dan perilaku gabungan sifat mekanik dan elektrokimia.
Bagian terakhir adalah teka-teki sebenarnya: bagaimana material berubah ketika membawa gaya dan menyimpan energi pada saat yang sama?
Esteban Castro, insinyur R&D di SOFITEC, menggambarkan tantangan utama sebagai menyimpan energi 'tanpa menghukum bobot.'
Fernando Ramos dari AIMPLAS mengatakan pekerjaan ini juga tentang memberikan serat karbon kehidupan kedua sebagai 'sumber daya bernilai tambah tinggi.'
Janji besar RE-CELL bukanlah bahwa pesawat masa depan akan terbang hanya dengan baterai struktural.
>>> 5 Serum Hanasui untuk Mencerahkan Wajah, Mulai Rp30 Ribuan
Kesimpulan yang lebih realistis adalah bahwa pesawat masa depan bisa menggunakan material yang lebih cerdas yang mengurangi bobot, menggunakan kembali serat karbon berharga, dan secara bertahap mengurangi jejak karbon penerbangan.
Update Terbaru
Gagal di Piala Dunia 2026, Rudi Garcia Pastikan Berpisah dengan Belgia
Rabu / 22-07-2026, 05:24 WIB
Instagram Cristiano Ronaldo Diduga Suka Unggahan Kritik FIFA soal Argentina
Rabu / 22-07-2026, 05:24 WIB
Hyolyn Kembali ke Cinta Pertama: Era Diva yang Menginspirasinya
Rabu / 22-07-2026, 05:24 WIB
Ford, Google, dan BlackRock Bersatu Atasi Krisis Tenaga Kerja Terampil AS
Rabu / 22-07-2026, 05:21 WIB
Pramono: Jumlah Truk Sampah ke Bantargebang Berkurang
Rabu / 22-07-2026, 05:21 WIB
PBB Ungkap Online Scam Bikin Asia Pasifik Rugi Rp2.041,7 T
Rabu / 22-07-2026, 05:21 WIB
Presiden CONMEBOL: Piala Dunia 2030 Diikuti 64 Tim
Rabu / 22-07-2026, 05:21 WIB
Gavi Akhirnya Buka Suara usai Ribut dan Nyaris Ditonjok Paredes
Rabu / 22-07-2026, 05:21 WIB
5 Pelembap Terbaik untuk Kulit Berjerawat dan Berminyak, Lengkap Ulasan Pengguna
Rabu / 22-07-2026, 05:21 WIB
Apa Itu Zeus' Law dalam The Odyssey? Ini Penjelasan dan Tradisi Yunani Kuno
Rabu / 22-07-2026, 05:19 WIB
BPOM Tarik 8 Krim Pencerah Wajah Mengandung Merkuri dan Hidrokinon
Rabu / 22-07-2026, 05:19 WIB
3 Lipstik Inez Halal Tahan Lama, Warna Intens dan Tidak Bikin Bibir Kusam
Rabu / 22-07-2026, 05:19 WIB
Prabowo Siapkan Pesan Khusus untuk Pengganti Febrie Adriansyah
Rabu / 22-07-2026, 05:14 WIB
Purbaya Buka Suara soal Video Viral di Sukoharjo, Tegaskan Hanya Kunjungi Saudara Istri
Rabu / 22-07-2026, 05:14 WIB







