73 Persen Penderita Diabetes Tak Terdiagnosis, Waspadai Risikonya
Jangan Anggap Penglihatan Buram Sebagai Hal Biasa
Guru Besar Ilmu Kesehatan Mata Universitas Gadjah Mada (UGM) Muhammad Bayu Sasongko mengingatkan masyarakat agar tidak menganggap gangguan penglihatan sebagai konsekuensi normal dari penuaan atau diabetes.
>>> Lawan Trump, Wali Kota New York Makin Serius Ingin Tangkap Netanyahu
Anggapan tersebut justru membuat banyak pasien terlambat mencari pertolongan medis hingga mengalami kerusakan mata permanen.
"Normalisasi seperti ini harus diluruskan karena menghambat penanganan dini," kata Bayu.
Ia menjelaskan, retinopati diabetik merupakan salah satu komplikasi diabetes yang dapat dicegah.
Risiko kehilangan penglihatan dapat ditekan apabila pasien menjalani pemeriksaan mata secara rutin dan mendapatkan terapi sejak dini.
Sebaliknya, jika komplikasi terus dibiarkan berkembang, pasien berisiko kehilangan kemandirian karena gangguan penglihatan akan membatasi mobilitas dan akses terhadap informasi.
Padahal sekitar 85 persen informasi yang diterima manusia berasal dari indra penglihatan.
Untuk menekan risiko kebutaan akibat diabetes, Kementerian Kesehatan bersama UGM dan Roche Indonesia memperkuat kolaborasi dalam meningkatkan deteksi dini retinopati diabetik.
Direktur Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Tidak Menular (P2PTM) Kementerian Kesehatan, Siti Nadia Tarmizi, mengatakan pemerintah akan memperluas layanan skrining retina di fasilitas kesehatan primer.
"Pemerintah berkomitmen tidak hanya mengendalikan diabetes, tetapi juga mencegah komplikasi turunannya secara menyeluruh.
Melalui program Cek Kesehatan Gratis, masyarakat dapat memeriksakan gula darah secara berkala dan ke depan layanan skrining retina akan diperluas di Puskesmas," ujar Nadia.
Direktur Akses, Komunikasi, dan Penguatan Sistem Kesehatan Roche Indonesia, Lucia Erniawati, mengatakan pihaknya mendukung pemerintah melalui penguatan sistem skrining, sistem rujukan, serta kolaborasi dengan tenaga kesehatan.
>>> Ranking FIFA Terbaru: Spanyol Kembali ke Puncak, Norwegia Melesat
"Diharapkan semakin banyak penyandang diabetes memperoleh pemeriksaan retina secara berkala sehingga risiko kebutaan akibat retinopati diabetik dapat ditekan," katanya.
Update Terbaru
TOP 35 Acara TV dengan Rating Terpopuler Hari ini 22 Juli 2026 ada Asmara Gen Z Diposisi 7
Selasa / 21-07-2026, 17:00 WIB
Materi PAI Kelas 5 SD Kurikulum Merdeka Semester 1 dan 2 Lengkap
Selasa / 21-07-2026, 16:39 WIB
Pemerintah Percepat Pembangunan 5.000 Jembatan Desa Hingga Akhir 2026
Selasa / 21-07-2026, 16:38 WIB
Istana Harap Menteri PU Perbaiki Cara Komunikasi
Selasa / 21-07-2026, 16:38 WIB
Quartararo Resmi Pindah ke Honda di MotoGP 2027
Selasa / 21-07-2026, 16:38 WIB
IHSG Ditutup Menguat 1,74 Persen ke Level 6.340
Selasa / 21-07-2026, 16:36 WIB
4 HP RAM 8 GB Harga Rp1 Jutaan, Performa Lancar untuk Multitasking
Selasa / 21-07-2026, 16:36 WIB
FIFA Selidiki Pemain Argentina Usai Kericuhan Final Piala Dunia 2026
Selasa / 21-07-2026, 16:35 WIB
LSF: Baru 46 Persen Anak Indonesia Tonton Film Sesuai Usia
Selasa / 21-07-2026, 16:35 WIB
KRAFTON India Rilis Roadmap Esports BGMI Paruh Kedua 2026
Selasa / 21-07-2026, 16:35 WIB







