Polisi Tangkap Pelaku Serangan Api di Federal Plaza New York
Otoritas federal menangkap Andrew Arrabaca, seorang veteran militer berusia 43 tahun, pada Senin pagi setelah ia diduga meledakkan alat pembakar dan memicu kebakaran di luar kompleks perkantoran federal di 26 Federal Plaza, Manhattan.
Menurut laporan penegak hukum, tersangka mendorong gerobak berisi kembang api yang dicampur akseleran cair ke pintu masuk gedung sekitar pukul 08.20 waktu setempat dan membakarnya.
>>> AS Tuduh Kuba Dorong Aktivisme Politik Kiri di Amerika Serikat
Tersangka juga membawa selebaran anti-ICE dan dua senapan angin di dalam tasnya.
Seorang petugas keamanan menjatuhkan tersangka di tempat kejadian dan mengalami luka ringan. Seorang pengamat juga terkena serpihan kembang api yang meledak.
Tim darurat membawa satu orang ke rumah sakit setempat dengan luka yang tidak mengancam jiwa. Sementara itu, Unit Bom Kepolisian New York memeriksa gerobak tersangka sebagai tindakan pencegahan.
Gedung 41 lantai itu menampung berbagai lembaga pemerintah, termasuk kantor lapangan FBI New York dan pengadilan imigrasi yang menjadi pusat demonstrasi terkait kebijakan imigrasi federal.
Penyidik mencatat bahwa tersangka, yang sebelumnya bertugas di Angkatan Darat dan Garda Nasional, mungkin memiliki masalah emosional.
Menanggapi insiden tersebut, Direktur FBI Kash Patel memberikan pembaruan awal melalui media sosial. "Pagi ini seorang individu meluncurkan alat pembakar di luar 26 Federal Plaza.
>>> George dan Amal Clooney Kunjungi Capri Saat Liburan di Italia
Individu tersebut telah ditahan dan dua luka ringan dilaporkan sejauh ini. FBI JTTF sedang menyelidiki insiden ini," ujarnya.
Pejabat kota kemudian bereaksi terhadap pelanggaran keamanan itu dan mengonfirmasi koordinasi lokal dengan lembaga federal.
"Apa yang terjadi di luar 26 Federal Plaza pagi ini sangat meresahkan," kata Wali Kota New York Zohran Mamdani.
Otoritas setempat mengonfirmasi bahwa kepolisian kota membantu Satuan Tugas Gabungan Terorisme FBI New York sebagai badan penyelidik utama dalam penyelidikan federal yang sedang berlangsung.
"Saya lega tidak ada yang terluka parah dan tersangka telah ditahan," tambah Mamdani.
>>> 5 Game Roblox Terbaik di Poki Games: Main Tanpa Download
Lembaga penegak hukum federal belum mengumumkan dakwaan resmi terhadap tersangka karena Satuan Tugas Gabungan Terorisme masih melanjutkan penyelidikan.
Update Terbaru
Profil Winona Araminta TikToker Asal Banyuwangi yang Resmi Menikah dengan Kevin Indiwan: Umur, Agama dan Akun IG
Selasa / 21-07-2026, 14:00 WIB
Trailer Avengers: Doomsday Resmi Rilis! Captain America Kembali, Multiverse Bersatu Lawan Doctor Doom
Selasa / 21-07-2026, 13:58 WIB
Samsung Resmikan Divisi Robotik Khusus untuk Dorong Pertumbuhan Masa Depan
Selasa / 21-07-2026, 13:48 WIB
Cara Cek Bansos PKH Lewat HP dan Jadwal Pencairannya 2026
Selasa / 21-07-2026, 13:48 WIB
Eks Pengacara Roy Suryo: Prabowo Harus Bersihkan Pengaruh dari Solo
Selasa / 21-07-2026, 13:43 WIB
Airlangga: Kabel Bawah Laut Nongsa-Changi Dorong Investasi Pusat Data dan AI
Selasa / 21-07-2026, 13:42 WIB
ESDM Ungkap 93 Proyek Hidrogen, dari Amonia Hijau hingga Konversi PLTD
Selasa / 21-07-2026, 13:42 WIB
BEI Buka Suspensi, Saham AGAR Langsung Terbang 24,75% ke Rp630
Selasa / 21-07-2026, 13:42 WIB
Ramalan Zodiak Cinta 21 Juli: Taurus Si Dia Lagi Sensitif, Libra Tetap Senyum
Selasa / 21-07-2026, 13:42 WIB
Influencer Skincare Ditangkap Usai Curi Barang Rp 44 Juta di Supermarket
Selasa / 21-07-2026, 13:42 WIB
Geely Coolray Resmi Debut di Indonesia, Siap Meluncur di GIIAS 2026
Selasa / 21-07-2026, 13:42 WIB
Alyssa Daguise Bagikan Tutorial Makeup Simple Glam, Aura Mahmud Bikin Terpana
Selasa / 21-07-2026, 13:39 WIB







