Presiden RI Prabowo Subianto menegaskan komitmennya terhadap pengentasan kemiskinan di Indonesia. Ia menyebut keberpihakannya kepada rakyat miskin sangat besar.

Pernyataan itu disampaikan Prabowo dalam taklimatnya pada Sidang Kabinet Paripurna di Istana Negara, Jakarta, Senin (20/7) sore.

>>> FIFA Diminta Ubah Aturan Sepatu Emas, Mbappe Dinilai Tak Adil

Prabowo memaparkan sejumlah program unggulan pemerintahannya yang bertujuan mengentaskan kemiskinan. Salah satunya adalah sekolah rakyat di bawah Kementerian Sosial yang diperuntukkan bagi anak-anak dari desil termiskin.

Ia merinci, total penerima bantuan mencapai Rp4 juta per bulan, termasuk Kartu Indonesia Pintar (KIP) untuk 1,2 juta mahasiswa dengan bantuan biaya hidup Rp800 ribu hingga Rp1,4 juta per bulan dan bebas UKT.

Selain itu, pemerintah juga memiliki program kartu sembako senilai Rp200 ribu per bulan. Jumlah penerima manfaat mencapai sekitar 18 juta keluarga.

>>> Pemerintah Ubah Total Jalur Penyaluran Gas LPG dan Bantuan Pangan

Prabowo juga menyoroti jaminan sosial kesehatan nasional yang mencakup 96,8 juta orang, hampir 100 juta jiwa.

Ia membandingkan angka itu 20 kali lebih besar dari Singapura dan 3,5 kali lebih besar dari Malaysia.

>>> Penambang Bauksit Rugi US$10 per Ton Akibat Harga Jual di Bawah HPM

Dalam kesempatan itu, Prabowo juga mengungkapkan keheranannya terhadap anggapan bahwa program Makan Bergizi Gratis (MBG) dianggap pemborosan uang negara.