Departemen Luar Negeri Amerika Serikat mengeluarkan peringatan baru bagi warga yang bepergian ke luar negeri terkait potensi penutupan ruang udara dan pembatalan penerbangan.

Peringatan global yang diperbarui pada akhir pekan lalu ini menyusul lebih dari sepekan permusuhan berkelanjutan antara AS dan pasukan Iran.

>>> Trailer Perdana Avengers: Doomsday Ungkap Robert Downey Jr. sebagai Doctor Doom

Meskipun peringatan telah aktif sejak Februari, pejabat pemerintah memperingatkan bahwa eskalasi konflik regional kini menimbulkan ancaman bagi warga AS dan fasilitas diplomatik di seluruh dunia.

"Karena meningkatnya ketegangan di Timur Tengah, lingkungan keamanan tetap kompleks dengan potensi eskalasi yang tidak terduga," tulis Departemen Luar Negeri.

Departemen juga mencatat bahwa fasilitas diplomatik di luar Timur Tengah telah menjadi sasaran di tengah meluasnya gesekan.

>>> Film Call of Duty Resmi Berlatar Universe Modern Warfare

"Kelompok yang mendukung Iran dapat menargetkan kepentingan AS lainnya di luar negeri atau lokasi yang terkait dengan Amerika Serikat dan/atau warga Amerika di seluruh dunia," demikian pernyataan resmi.

Untuk mengatasi gangguan perjalanan mendadak, otoritas federal mendorong wisatawan untuk menggunakan Smart Traveler Enrollment Program (STEP) guna mendapatkan pembaruan keselamatan kritis dan kontak darurat.

Wisatawan juga dapat meninjau peringatan khusus destinasi secara langsung melalui travel. state.

>>> Jadwal Rilis Anime dan Manga Minggu Ini (20-26 Juli 2026)

gov.