Penempatan Garda Nasional di Washington Diperpanjang hingga Akhir Masa Jabatan Trump
WASHINGTON — Presiden Donald Trump memperpanjang penempatan Garda Nasional di ibu kota negara selama lebih dari dua tahun, hingga akhir masa jabatannya.
Pentagon mengonfirmasi perpanjangan tersebut dalam surel pada Kamis, menyatakan misi akan berlanjut hingga 20 Januari 2029, "atau sampai dihentikan oleh Presiden."
Penempatan sebelumnya dijadwalkan berakhir pada akhir tahun ini setelah perpanjangan sebelumnya.
Kontroversi Penempatan
Penempatan di Washington D. C.
telah menjadi kontroversi sejak Trump mengeluarkan perintah eksekutif pada Agustus 2025 untuk menangani apa yang disebutnya darurat kejahatan, dengan memanggil Garda dan petugas penegak hukum federal tambahan.
Pemerintah mengatakan tingkat kejahatan turun drastis sejak saat itu, meskipun pejabat setempat berpendapat kejahatan sudah menurun sebelum Trump memerintahkan 2.500 tentara ke kota.
Selama penempatan, anggota Garda telah merespons keadaan darurat medis, membantu penangkapan, membantu penghapusan salju, dan melakukan proyek-proyek beautifikasi.
"Pembayar pajak membayar lebih dari satu juta dolar sehari untuk mereka berjalan-jalan," kata Phil Mendelson, ketua Dewan Distrik Columbia, pada April, menambahkan bahwa "kehadiran tentara bersenjata di jalan-jalan Amerika bukanlah pemandangan yang baik."
Penempatan di Kota Lain
Penempatan ke kota-kota lain telah berakhir atau dihentikan oleh pengadilan di California dan Illinois, sementara operasi yang lebih terbatas masih berlangsung di kota-kota termasuk New Orleans.
Namun di Washington, anggota Garda masih berjalan di jalan-jalan kota dan berpatroli di stasiun metro, tempat wisata, lingkungan, dan taman.
Seorang anggota Garda tewas tertembak dan lainnya terluka pada November setelah pihak berwenang mengatakan seorang pria berkendara dari Washington state ke D.
C. dan melepaskan tembakan di luar stasiun kereta bawah tanah tiga blok dari Gedung Putih.
Update Terbaru
TOP 35 Acara TV dengan Rating Terbaik Hari ini 21 Juli 2026 ada D'Academy 8 Kembali jadi Juara
Senin / 20-07-2026, 18:00 WIB
Palworld Hampir Capai 1 Juta Pemain Bersamaan di Steam, Pimpinan Pocketpair Sebut 'Life-Changing'
Senin / 20-07-2026, 17:47 WIB
Todd Howard Puji Tim Teknis Elder Scrolls 6 dan Fallout 5, Penggemar Ragu dengan Creation Engine 3
Senin / 20-07-2026, 17:47 WIB
Andy Burnham Resmi Menjadi Perdana Menteri Inggris
Senin / 20-07-2026, 17:47 WIB
Andy Burnham Resmi Menjabat Perdana Menteri Inggris
Senin / 20-07-2026, 17:45 WIB
Apple Siapkan Peluncuran iPhone 18 Pro dengan Kamera Variable Aperture dan AI Canggih
Senin / 20-07-2026, 17:45 WIB
Andy Burnham Resmi Menjadi Perdana Menteri Inggris
Senin / 20-07-2026, 17:44 WIB
Durham Schools Hentikan Buah dan Sayur Segar Imbas Wabah Cyclospora di NC
Senin / 20-07-2026, 17:44 WIB
Meredanya Konflik Timur Tengah Tekan Harga Minyak, ICP Juni 2026 Turun ke US$83,45 per Barel
Senin / 20-07-2026, 17:44 WIB
Kementan Siapkan 870 Ribu Hektare Perkebunan Bibit Unggul untuk Genjot Hilirisasi
Senin / 20-07-2026, 17:44 WIB
Fitur Android Tersembunyi Ini Bikin Percakapan Lebih Mudah Diikuti
Senin / 20-07-2026, 17:44 WIB
Media Australia Heran Tiga Pemain Berdarah Australia Bela Timnas Indonesia
Senin / 20-07-2026, 17:28 WIB
Bupati Lombok Barat Nobar Piala Dunia, Beberapa Jam Kemudian Disergap KPK
Senin / 20-07-2026, 17:28 WIB
Alasan Pemain Spanyol Dapat Cincin Spesial usai Juara Piala Dunia 2026
Senin / 20-07-2026, 17:28 WIB







