Berdasarkan hasil yang belum diaudit untuk tahun keuangan berakhir 31 Desember 2025, KWAP mencatat pendapatan investasi bruto sebesar RM8,33 miliar dengan total dana kelolaan RM195,26 miliar.

KWAP menegaskan tetap berkomitmen mengelola dana secara bijaksana, transparan, dan bertanggung jawab dalam memenuhi mandat membantu pemerintah membayar pensiun bagi pensiunan sektor publik.

KWAP pada Juli 2023 berinvestasi di eFishery, perusahaan teknologi akuakultur Indonesia yang mendapat dukungan dari investor internasional seperti Temasek Holdings Singapura, Softbank Group Jepang, dan 42XFund Abu Dhabi, sebelum muncul pertanyaan tentang keuangan perusahaan rintisan tersebut.

Dalam jawaban parlemen tertanggal 15 Juli, Kementerian Keuangan Malaysia menyatakan KWAP adalah korban penipuan terorganisir di eFishery.

Pada 29 April, pendiri dan CEO eFishery Gibran Huzaifah dijatuhi hukuman penjara 9 tahun di Indonesia setelah dinyatakan bersalah atas penggelapan dan pencucian uang.

>>> Enam Kapal Cepat Coast Guard Dialihkan dari Timur Tengah ke Pasifik

Putusan tersebut menutup skandal keuangan senilai US$300 juta (sekitar RM1,23 miliar) yang mengguncang eFishery, perusahaan yang sebelumnya dikenal sebagai salah satu startup paling sukses di Asia Tenggara.