Toyota Motor Manufacturing Indonesia (TMMIN) memperluas program pembinaan sekolah menengah kejuruan (SMK) ke Pulau Lombok, Nusa Tenggara Barat (NTB).

Perusahaan menyerahkan dua mesin mobil sebagai alat praktik bagi siswa di dua sekolah vokasi.

>>> Roket Swasta Pertama India Vikram-1 Sukses Mengorbit

Bantuan disalurkan ke SMKN 1 Jonggat, Lombok Tengah, dan SMKN 2 Kuripan, Lombok Barat.

Masing-masing menerima satu unit mesin Toyota, yakni mesin bensin tipe 2TR untuk SMKN 1 Jonggat dan mesin diesel tipe 2GD untuk SMKN 2 Kuripan.

Mesin tersebut akan dimanfaatkan sebagai sarana praktik sekaligus alat peraga untuk mendukung pembelajaran teknik otomotif.

Komitmen TMMIN pada Pendidikan Vokasi

Presiden TMMIN Nandi Julyanto mengatakan peningkatan kualitas pendidikan vokasi membutuhkan keterlibatan berbagai pihak, termasuk pelaku industri.

"Langkah ini mungkin terlihat sederhana, namun kami berharap dapat menjadi bagian dari perjalanan mereka untuk tumbuh, berkarya, dan berkontribusi di daerah masing-masing," kata Nandi saat penyerahan alat peraga.

Program ini merupakan bagian dari tanggung jawab sosial perusahaan (CSR) TMMIN di bidang pendidikan.

>>> Momen Spanyol Gilas Argentina 6-1 Jelang Final Piala Dunia

Penyediaan alat praktik menjadi salah satu upaya untuk memperkuat kompetensi teknis siswa melalui pembelajaran yang lebih dekat dengan kondisi di industri.

Selain memberikan bantuan mesin, TMMIN juga menjalankan program Vocational School Development di sejumlah sekolah binaan.

Program tersebut mencakup pengembangan kurikulum berbasis industri, penyediaan alat bantu pembelajaran, hingga penerapan budaya kerja industri di lingkungan sekolah.

Nandi melanjutkan kolaborasi antara dunia pendidikan dan industri menjadi salah satu faktor penting untuk meningkatkan daya saing lulusan vokasi.

"Sekolah menyiapkan kompetensinya, industri turut membentuknya. TMMIN ingin ambil bagian dalam proses itu," ujarnya dalam keterangan tertulis, dikutip Minggu (19/7).

Sebelum menjangkau Lombok, program pembinaan pendidikan vokasi TMMIN telah berjalan di berbagai daerah, termasuk di 29 SMK binaan yang tersebar di Pulau Jawa.

>>> 16 Pemenang Nobel Peringatkan Dampak Radikal AI pada Ekonomi

Perluasan program ke NTB ini disebut menjadi bagian dari upaya pendalaman akses sekolah vokasi terhadap fasilitas pembelajaran yang selaras dengan kebutuhan industri otomotif.