16 Pemenang Nobel Peringatkan Dampak Radikal AI pada Ekonomi
Lebih dari 200 ekonom, peneliti, dan pelaku industri, termasuk 16 peraih Hadiah Nobel, mengeluarkan peringatan keras tentang dampak kecerdasan buatan (AI) terhadap ekonomi global.
Dalam surat terbuka berjudul 'We Must Act Now', mereka memprediksi kemampuan AI akan jauh lebih kuat dalam 10 tahun ke depan.
>>> Femas Diduga Kabur dari Rombongan Trip Korsel, Pihak Travel Buka Suara
"Akselerasi teknologi ini bisa memicu transformasi ekonomi yang belum pernah terjadi sebelumnya, bahkan lebih besar dari Revolusi Industri, namun terjadi dalam waktu yang jauh lebih singkat," demikian isi surat tersebut.
Salah satu risiko terbesar yang disorot adalah pemutusan hubungan kerja (PHK) dalam skala besar. Namun, surat itu juga menyebut adanya peluang seperti peningkatan standar hidup.
Para pakar menekankan bahwa risiko dan manfaat AI tidak bisa dikelola dengan baik jika pemerintah dan industri tidak bergerak cepat memahami dampaknya terhadap tenaga kerja.
Mereka mendesak pembangunan insentif, guardrails, dan lembaga yang diperlukan agar AI dapat melengkapi kemampuan manusia dan membawa manfaat bagi masyarakat.
>>> Scora Tone Up Cream Kuning vs Pink: Pilih Sesuai Warna Kulit
Beberapa tokoh penandatangan surat antara lain Daron Acemoglu, Simon Johnson, Michael Spence, Eric Schmidt, Zoë Hitzig, Sarah Friar, dan Jack Clark.
Meski ditandatangani banyak nama besar, surat ini tidak menawarkan solusi konkret. Gerakan ini lebih bersifat kampanye kesadaran publik.
Erik Brynjolfsson, ekonom Stanford yang turut mengoordinasikan surat, mengatakan telah terjadi pergeseran pandangan di kalangan akademisi.
>>> 5 Game Open World Offline dan Gratis di Android untuk Petualangan Tanpa Batas
"Namun saya masih melihat celah dan ketidaksiapan yang besar. Saya khawatir kita tidak akan siap menghadapi 'tsunami' perubahan yang akan datang," ujarnya.
Update Terbaru
Boston Symphony Orchestra Catat Surplus Rp 27,5 Juta, Bantah Klaim Endowment Terkuras
Senin / 20-07-2026, 00:56 WIB
Princess Charlene Pimpin Gala Palang Merah Monako dengan Gaun Emas Berkilau
Senin / 20-07-2026, 00:56 WIB
The New York Times Rilis Strands Puzzle 868 Bertema Big Talk
Senin / 20-07-2026, 00:56 WIB
China Larang AI Pacar demi Tingkatkan Angka Kelahiran
Senin / 20-07-2026, 00:51 WIB
Apple Perbarui Aplikasi Android dengan Widget Layar Utama dan Berbagi ke WhatsApp
Senin / 20-07-2026, 00:51 WIB
Trump Minta FIFA Larang Atlet Transgender Sebelum Piala Dunia 2031
Senin / 20-07-2026, 00:51 WIB
Trump Minta FIFA Larang Atlet Transgender Sebelum Piala Dunia 2031
Senin / 20-07-2026, 00:50 WIB
Demokrat Sulit Manfaatkan Ketidakpuasan terhadap Trump untuk Pemilu 2026
Senin / 20-07-2026, 00:50 WIB
George Russell Hadapi Masalah Kecepatan Lurus di Kualifikasi Spa
Senin / 20-07-2026, 00:49 WIB
Link Live Streaming Spanyol vs Argentina di Final Piala Dunia 2026
Senin / 20-07-2026, 00:49 WIB
Jetlag Terasa Lebih Parah Kalau Terbang ke Arah Timur, Ini Alasannya
Senin / 20-07-2026, 00:49 WIB
Sehari Pulang Kampung, Veda Ega Langsung Tancap Gas di Mandalika
Senin / 20-07-2026, 00:49 WIB
Farhan Halim dan Hendra Kurniawan Raih Penghargaan Individu di SEA V Cup 2026 Leg 1
Senin / 20-07-2026, 00:49 WIB
Wanita Michigan Klaim Hadiah Powerball Rp16 Miliar Beberapa Jam Sebelum Kedaluwarsa
Senin / 20-07-2026, 00:47 WIB







