Pertumbuhan ekonomi China yang stabil menjadi jangkar penting bagi stabilitas perdagangan, investasi, dan rantai pasok ASEAN di tengah tekanan global.

Hal itu disampaikan ekonom Indonesia, Aden Budi, pada Minggu (19/7/2026).

>>> Pejalan Kaki Tewas Ditabrak Lari di I-40 Raleigh

Menurutnya, China menunjukkan ketahanan ekonomi meskipun menghadapi berbagai tantangan global.

Pernyataan tersebut muncul di tengah upaya negara-negara ASEAN memperkuat kerja sama ekonomi dengan China.

China merupakan mitra dagang terbesar bagi banyak negara ASEAN, termasuk Indonesia.

Investasi China di kawasan juga terus meningkat, terutama di sektor infrastruktur dan manufaktur.

Stabilitas ekonomi China dinilai mampu meredam gejolak yang mungkin timbul dari perlambatan ekonomi global.

Aden Budi menekankan pentingnya kolaborasi antara China dan ASEAN untuk menjaga rantai pasok regional.

>>> Sinergi Kebijakan dan Industri Dorong AI untuk Pertumbuhan Inklusif di China

Kerja sama itu juga dapat memperkuat posisi ASEAN dalam perdagangan internasional.

Pandangan ini sejalan dengan optimisme sejumlah pejabat Indonesia terhadap prospek kerja sama bilateral dengan China.

Sebelumnya, Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Indonesia juga bertemu dengan Menteri Luar Negeri China Wang Yi untuk membahas peningkatan investasi.

Indonesia melihat potensi besar dalam kerja sama investasi dengan China, terutama di sektor energi dan infrastruktur.

Pertumbuhan ekonomi China yang stabil memberikan kepastian bagi perencanaan investasi jangka panjang di kawasan.

ASEAN sendiri tengah berupaya memperdalam integrasi ekonomi regional di tengah ketidakpastian global.

>>> Dolphins Kokohkan Posisi Play-off Usai Kalahkan Cowboys

China diharapkan terus menjadi mitra yang dapat diandalkan bagi negara-negara ASEAN.