Mendiang pionir NBA, Jason Collins, mendapat penghargaan di ajang ESPYs 2026. Kakak kembarnya, Jarron Collins, menerima penghargaan tersebut dan mengaku momen itu sangat mengharukan.

Jason meninggal dunia awal tahun ini akibat kanker otak yang agresif.

>>> Kai Cenat Digugat Peserta Acara Streamer University yang Klaim Hampir Alami Heatstroke

Ia diakui atas kontribusinya di liga, terutama sebagai pemain aktif pertama di olahraga profesional utama yang secara terbuka mengaku gay.

Setelah menayangkan video tentang pengumuman bersejarahnya pada 2013, acara beralih ke perjuangan kesehatannya yang berani dan dampak yang ia tinggalkan.

Jason secara anumerta menerima Arthur Ashe Award for Courage. Jarron hadir untuk menerima penghargaan tersebut.

Ia mengatakan penghargaan itu sangat berarti baginya, terutama karena Jason sangat menyukai tenis dan khususnya Ashe.

>>> 6 Mahasiswa Unesa Dinonaktifkan Akibat Grup WA Pelecehan Dosen

"Kami merasa rendah hati," ujar Jarron. "Tetapi juga, seperti yang saya katakan, sangat menghargai pengakuan atas kehidupan saudara saya."

Jarron mengatakan keluarga "baik-baik saja," tetapi mereka masih berduka dan menghadapi kepergian Jason.

Jason meninggal pada 12 Mei. Kepergiannya dirasakan di seluruh liga, dengan banyak tim mengadakan momen hening untuk menghormatinya.

>>> 5 Modus Penipuan QRIS Palsu dan Cara Menghindarinya

Dalam pidatonya, Jarron—yang juga pernah bermain di NBA—mengatakan tujuannya kini adalah melanjutkan warisan Jason dan memastikan dampaknya terus berkembang.