6. Berpotensi Menurunkan Risiko Diabetes Tipe 2.

Studi observasional menemukan konsumsi kopi rutin berkaitan dengan risiko diabetes lebih rendah, diduga karena antioksidan menjaga sensitivitas insulin.

7. Membantu Menjaga Kesehatan Hati.

>>> Target Swasembada Gula Dipercepat Jadi Dua Tahun, Kementan Genjot Peremajaan Tebu

Konsumsi kopi sedang berkaitan dengan risiko lebih rendah terhadap perlemakan hati, fibrosis, sirosis, dan gangguan hati kronis.

8. Mendukung Kesehatan Jantung.

Anggapan kopi buruk bagi jantung mulai berubah. Konsumsi sedang dapat menjadi bagian pola hidup sehat, namun penderita hipertensi perlu berkonsultasi.

9. Membantu Menjaga Fungsi Otak.

Konsumsi kopi dikaitkan dengan penurunan risiko gangguan kognitif seiring usia, meski bukan pencegahan langsung.

10. Berpotensi Menurunkan Risiko Parkinson.

Orang yang rutin minum kopi berkafein memiliki risiko lebih rendah terkena Parkinson, diduga karena efek kafein pada sistem saraf.

11. Membantu Memperbaiki Suasana Hati.

Kafein merangsang pelepasan dopamin, sehingga secangkir kopi dapat membuat tubuh lebih segar dan semangat.

12. Mendukung Kesehatan Usus.

Penelitian terbaru menunjukkan kopi memengaruhi keseimbangan mikrobiota usus, membantu pertumbuhan bakteri baik.

13. Berpotensi Mengurangi Risiko Batu Empedu.

Beberapa studi menemukan hubungan konsumsi kopi dengan risiko batu empedu yang lebih rendah, meski mekanismenya masih diteliti.

14. Berkaitan dengan Harapan Hidup yang Lebih Baik.

Peminum kopi memiliki angka kematian lebih rendah dibanding non-peminum, diduga karena manfaat kopi pada berbagai organ.

15. Rendah Kalori jika Tanpa Tambahan Gula.

Secangkir kopi hitam tanpa gula hanya mengandung sedikit kalori, lebih sehat dibanding minuman manis.

Apakah Semua Jenis Kopi Sama Manfaatnya?

Pada dasarnya, semua jenis kopi mengandung antioksidan dan kafein. Namun, kadarnya berbeda tergantung jenis biji, tingkat sangrai, dan cara penyeduhan.

>>> Netflix Rilis Film Final Heartstopper Forever dan Buku Kenangan

Kopi Arabika memiliki kafein lebih rendah dengan rasa lebih halus, cocok untuk konsumsi harian. Sementara Robusta mengandung kafein lebih tinggi, sehingga efek kewaspadaannya lebih terasa.