Fakta dan Alasan Jabar Wacanakan Aktifkan Kembali SPP Sekolah
Pemerintah Provinsi Jawa Barat bersama DPRD Jabar tengah membahas wacana mengaktifkan kembali Sumbangan Pembinaan Pendidikan (SPP) bagi siswa SMA dan SMK negeri.
Wacana ini memicu pro dan kontra karena selama ini sekolah negeri di Jawa Barat menerapkan kebijakan pendidikan tanpa pungutan SPP.
>>> 5 Bahasa Tubuh yang Bisa Jadi Tanda Seseorang Berbohong
Masih Sebatas Wacana
Reaktivasi SPP belum menjadi kebijakan resmi. Usulan itu masih dibahas dalam Panitia Khusus (Pansus) Rancangan Peraturan Daerah (Ranperda) tentang Penyelenggaraan Pendidikan.
Kepala Dinas Pendidikan Jawa Barat Purwanto menegaskan wacana tersebut masih dalam tahap pembahasan dan belum menjadi keputusan resmi.
"Masih menjadi pembahasan ya.
Jadi, nanti kita lihat seperti apa, apakah harapan-harapan yang lahir dari pembicaraan tersebut," kata Purwanto usai rapat di Gedung DPRD Jawa Barat, Selasa (14/7).
Tidak Semua Siswa Dikenai SPP
Usulan yang muncul adalah skema pengaktifan kembali SPP tidak akan dibebankan ke seluruh siswa, melainkan hanya bagi siswa dari keluarga mampu atau kategori Desil 6 hingga Desil 10.
Siswa dari keluarga miskin dan rentan miskin Desil 1 sampai Desil 5 tetap memperoleh pendidikan gratis.
Alasan Wacana Aktifkan Kembali SPP
Dinas Pendidikan Jawa Barat mengungkapkan pengaktifan SPP dimunculkan untuk meningkatkan mutu pendidikan.
Purwanto menjelaskan usulan reaktivasi SPP muncul karena banyak sekolah negeri membutuhkan tambahan sumber pendanaan agar kualitas layanan pendidikan dapat ditingkatkan.
"Ya karena pertama muncul aspirasi bahwa sekolah-sekolah ini kan membutuhkan supporting anggaran yang mencukupi ya," katanya.
>>> Korban Tewas Gempa Venezuela Tembus 5.069 Orang
Ketua Komisi V DPRD Jawa Barat, Yomanius Untung, mengatakan reaktivasi SPP akan membuka ruang pendanaan baru bagi sekolah untuk meningkatkan mutu pembelajaran.
Update Terbaru
Prancis Bungkam Inggris 2-1 di Piala Dunia, Rekor Head to Head Berpihak
Sabtu / 18-07-2026, 12:58 WIB
Nobar Piala Dunia 2026 BRI Hadir di Medan, Surabaya, hingga Jakarta
Sabtu / 18-07-2026, 12:58 WIB
Video Tari V BTS di Paris Raih 9,7 Juta Views dalam 21 Jam
Sabtu / 18-07-2026, 12:57 WIB
Airlangga Temui ByteDance-Huawei, RI Bidik Transfer Teknologi AI
Sabtu / 18-07-2026, 12:57 WIB
Hasil Japan Open 2026: Putri KW Kalah dari Akane Yamaguchi
Sabtu / 18-07-2026, 12:57 WIB
Wellnest Fest Vol.2: Hyrox, Cardio Dance, dan Mat Pilates Siap Meriahkan Jakarta
Sabtu / 18-07-2026, 12:56 WIB
Lenovo Yoga Pro 27UD-10: Monitor All-in-One dengan Kamera 4K dan QD-OLED
Sabtu / 18-07-2026, 12:56 WIB
Roadmap AI Indonesia 2026-2029 Segera Rampung, WAICO Jadi Pintu Kolaborasi Global
Sabtu / 18-07-2026, 12:56 WIB
8 Tanda Tubuh Kelebihan Konsumsi Garam yang Sering Diabaikan
Sabtu / 18-07-2026, 12:56 WIB
Waspada Skincare Palsu Berbahaya, Ini Ciri-Ciri Kelly Pearl Cream yang Asli
Sabtu / 18-07-2026, 12:56 WIB
6 Shio Paling Beruntung 18 Juli 2026, Peluang Baru Terbuka
Sabtu / 18-07-2026, 12:56 WIB
5 Rekomendasi Sepatu Jalan Kaki Paling Worth Buying di 2026, Anti Pegal dan Tetap Stylish
Sabtu / 18-07-2026, 12:56 WIB
Perry Warjiyo Lantik 12 Pejabat Baru BI untuk Perkuat Transformasi Organisasi
Sabtu / 18-07-2026, 12:48 WIB
PT CRIF Lembaga Informasi Keuangan Salurkan Donasi Lewat MPKS Muhammadiyah
Sabtu / 18-07-2026, 12:48 WIB







