"Kalau misalkan reaktivasi ini berjalan, maka sesungguhnya kita menolong generasi muda untuk mendapatkan pembelajaran, mendapatkan ilmu lebih baik.

(Oleh) karena dengan reaktivasi itu, maka akan ada peluang anggaran untuk meng-upgrade kualitas gurunya, kompetensi gurunya di-upgrade, dan upgrade itu butuh dana," kata Yomanius, Rabu (15/7).

Anggaran Pendidikan Dinilai Belum Mencukupi

Yomanius mengatakan pembahasan reaktivasi SPP berangkat dari fakta bahwa anggaran yang diterima sekolah saat ini masih jauh dari kebutuhan ideal untuk menghadirkan pendidikan berkualitas.

Menurutnya, kebutuhan biaya layak untuk seorang siswa SMA diperkirakan mencapai sekitar Rp4,5 juta per tahun.

Namun, saat ini pemerintah hanya mampu memenuhi sekitar 40 persen dari kebutuhan tersebut.

Masih Menuai Penolakan

Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi dan sejumlah anggota DPRD menyatakan belum sepakat dengan reaktivasi SPP.

Meski begitu, pembahasan di tingkat pansus tetap dilanjutkan sebagai bagian dari penyusunan Ranperda Penyelenggaraan Pendidikan.

Dedi Mulyadi menyatakan fokus utama pihaknya saat ini adalah memastikan seluruh sekolah mampu mengelola dana Bantuan Operasional Sekolah (BOS) secara efektif sebelum mempertimbangkan pemberlakuan kembali SPP.

>>> Iran Serang Pangkalan Militer AS di Arab Saudi untuk Pertama Kali

Apabila masih terdapat kekurangan, terutama terkait sarana dan prasarana pendidikan, Dedi Mulyadi memastikan Pemerintah Provinsi Jawa Barat akan turun tangan membantu melalui anggaran provinsi.