PT Indika Energy Tbk. (INDY) memilih bungkam terkait rumor penjualan saham PT Kideco Jaya Agung.

Corporate Secretary Indika Energy Adi Pramono justru mengungkapkan bahwa Kideco masih menjadi kontributor utama pendapatan perseroan.

>>> Elnusa Petrofin Perkuat Ketahanan Energi Nasional Lewat Digitalisasi dan HSSE

Hingga kuartal I-2026, Kideco menyumbang 72,8% dari total pendapatan konsolidasi Indika Energy.

Klarifikasi ke BEI

Pernyataan tersebut disampaikan Adi dalam surat tanggapan kepada Bursa Efek Indonesia (BEI).

BEI meminta klarifikasi terkait pemberitaan yang menyebut Indika Energy tengah mempertimbangkan divestasi Kideco dengan valuasi lebih dari US$1 miliar.

Adi menegaskan perseroan tidak memberikan komentar terhadap rumor atau spekulasi pasar.

Ia menambahkan, Indika Energy berkomitmen menjalankan prinsip good corporate governance (GCG) dan mematuhi ketentuan keterbukaan informasi.

>>> PosAja UMKM Resmi Diluncurkan, Pos Indonesia Targetkan Efisiensi Bisnis Pelaku Usaha

Setiap perkembangan material akan disampaikan melalui saluran resmi perusahaan.

Kinerja Keuangan

Berdasarkan laporan keuangan konsolidasian per 31 Maret 2026, pendapatan konsolidasi Indika Energy mencapai US$493,2 juta.

Dari jumlah tersebut, Kideco menyumbang US$377,4 juta atau setara 72,8% dari pendapatan kotor konsolidasi.

Laba bersih konsolidasi tercatat US$7 juta, sementara laba bersih Kideco mencapai US$42,4 juta.

Saat BEI meminta proyeksi struktur pendapatan jika divestasi Kideco terealisasi, Adi kembali menyatakan tidak berkomentar.

>>> Transformasi Melayani Negeri: Langkah Nyata Menuju Indonesia Mandiri

Ia juga menegaskan tidak ada informasi atau fakta material lain yang belum diungkapkan yang dapat memengaruhi harga saham.