Pengiriman Smartphone India Turun 10% di Q2 2026, Nothing Tumbuh 105%
Phone (4b) menjadi smartphone terlaris di Flipkart di segmen Rp30.000+ pada hari pertama penjualan.
Edisi terbatas Phone (4b) RCB Edition terjual habis dalam waktu kurang dari dua jam setelah ratusan penggemar mengantre di Nothing Store di Bengaluru.
Tren Pasar Utama
MediaTek terus memimpin pasar chipset smartphone India dengan pangsa pengiriman 49%.
Pembiayaan smartphone melalui NBFC dan kartu kredit/debit EMI menyumbang lebih dari 50% penjualan smartphone jalur utama di India selama Q2 2026.
Google menjadi merek smartphone dengan pertumbuhan tercepat di segmen ultra-premium di atas Rp45.000, mencatat pertumbuhan 68% YoY.
AI+ mencatat pertumbuhan di segmen entry-level, didukung permintaan smartphone termasuk AI+ Nova 2 dan Pulse 2.
OEM smartphone menerapkan beberapa kenaikan harga pada 2026, dengan kenaikan tertinggi melebihi 100% dari harga peluncuran.
Kenaikan harga DRAM dan NAND meningkatkan pangsa memori dalam bill of materials (BoM) dari di bawah 20% menjadi lebih dari 45% di segmen di bawah Rp15.000.
Prospek Pasar Smartphone India
Direktur Riset Counterpoint Research, Tarun Pathak, mengatakan pasar smartphone India diperkirakan tetap tertekan hingga akhir tahun. Kenaikan biaya memori dan komponen terus menjaga harga perangkat tetap tinggi.
Harga memori smartphone telah meningkat hampir 4 kali lipat sejak September 2025 dan diperkirakan akan naik lebih lanjut, berpotensi mencapai 5 kali lipat dalam beberapa bulan mendatang.
Counterpoint memperkirakan pasar smartphone India akan menurun 13% YoY untuk tahun penuh 2026.
Harga komponen diperkirakan tidak akan normal sebelum tahun depan, menjadikan keterjangkauan sebagai tantangan terbesar industri.
Karena paruh kedua menyumbang mayoritas penjualan smartphone tahunan, OEM diperkirakan akan fokus pada optimalisasi portofolio, keterjangkauan berbasis pembiayaan, dan penawaran smartphone premium.
Segmen pasar massal diperkirakan tetap tertekan, sementara segmen premium kemungkinan tetap relatif tangguh, didukung oleh opsi pembiayaan dan preferensi konsumen terhadap perangkat bernilai tinggi.
Update Terbaru
Bolehkah Olahraga saat Perut Kosong? Ini Manfaat dan Risikonya
Jumat / 17-07-2026, 17:33 WIB
Polisi Pastikan Uang Miliaran dan Emas 74 Kg Eks Jampidsus Asli
Jumat / 17-07-2026, 17:33 WIB
Kenaikan Harga BBM Nonsubsidi Dorong Konsumen Beralih ke Pertalite
Jumat / 17-07-2026, 17:33 WIB
Realme Hentikan Pengembangan Produk Baru di China, Fokus ke Pasar Global
Jumat / 17-07-2026, 17:28 WIB
Samsung Luncurkan SSD 990 dengan Kecepatan 7.250 MB/s, Harga Lebih Terjangkau
Jumat / 17-07-2026, 17:28 WIB
XLSmart Perluas Jaringan 5G Blanket Coverage di 8 Wilayah Jawa Timur
Jumat / 17-07-2026, 17:28 WIB
13 Pemain Naturalisasi Timnas Indonesia Berkompetisi di Super League Musim Ini
Jumat / 17-07-2026, 17:23 WIB
BPJS Ketenagakerjaan Salurkan Manfaat Rp68,24 Triliun Sepanjang 2025
Jumat / 17-07-2026, 17:23 WIB
IHSG Ditutup Menguat 1,1 Persen ke Level 6.175 pada Akhir Pekan
Jumat / 17-07-2026, 17:22 WIB
Thomas Tuchel Soroti DNA Sepak Bola Inggris Usai Gagal di Piala Dunia 2026
Jumat / 17-07-2026, 17:21 WIB
13 Pemain Naturalisasi Timnas Indonesia Pilih Super League Musim 2026/2027
Jumat / 17-07-2026, 17:21 WIB
IVE Diundang ke MLB, Jang Won-young Lempar Bola Pertama
Jumat / 17-07-2026, 17:21 WIB
DPR Minta Evaluasi Menyeluruh Usai Ledakan Gudang Amunisi TNI Madiun
Jumat / 17-07-2026, 17:21 WIB
Percaya Klenik, Presiden Argentina Pantang Nonton Tim Tango di Stadion
Jumat / 17-07-2026, 17:21 WIB







