Peringkat Merek Smartphone India Q2 2026

vivo (tidak termasuk iQOO) memimpin pasar dengan pangsa 18%.

Merek ini tumbuh di segmen premium setelah peluncuran seri V70, sementara segmen entry-levelnya menurun karena kenaikan harga di seri Y dan T.

Samsung berada di posisi kedua dengan pertumbuhan 2% YoY, didukung permintaan seri Galaxy A dan seri flagship Galaxy S.

Segmen Rp15.000-Rp20.000 tetap menjadi kontributor volume terbesarnya melalui seri Galaxy A, M, dan F.

OPPO menempati posisi ketiga dengan pangsa pasar 14%, didorong pertumbuhan dua digit di segmen di atas Rp20.000 berkat model seperti seri A6 dan K14.

Xiaomi (termasuk POCO) berada di peringkat keempat dengan pangsa 13%.

Merek ini mencatat penurunan YoY karena kenaikan harga di model entry-level dan mid-range, termasuk Redmi A7, POCO C71, dan POCO C75.

>>> Cara Memilih Pelembap Sesuai Jenis Kulit agar Tidak Iritasi

realme menempati peringkat kelima dengan penurunan pengiriman terkait kenaikan harga di portofolio entry-level dan mid-range, terutama di segmen di bawah Rp20.000.

Model yang terdampak termasuk seri P4 dan C85.

Apple mencatat penurunan pengiriman 3% YoY dengan pangsa pasar 7%. Permintaan untuk seri iPhone 17 tetap kuat, tetapi kendala pasokan dan kekurangan inventaris membatasi pertumbuhan pengiriman.

Nothing Catat Pertumbuhan 105%

Nothing menjadi merek smartphone dengan pertumbuhan tercepat di India pada Q2 2026, mencatat pertumbuhan 105% YoY. Pertumbuhan ini didorong oleh permintaan model Phone (4a) dan Phone (4a) Pro.

Sponsor utama Nothing untuk Royal Challengers Bengaluru (RCB) selama Indian Premier League (IPL) meningkatkan visibilitas merek.

Ini adalah kesembilan kalinya dalam sepuluh kuartal berturut-turut Nothing menjadi merek smartphone dengan pertumbuhan tercepat di India.