"Jika ada konspirasi yang lebih luas — dan menurut saya mungkin ada — bukti yang ada pada 2007 adalah kesempatan untuk mengungkapnya," ujar Vance.

>>> PLN Beri Diskon 50% Tambah Daya Listrik hingga 27 Juli, Ini Syaratnya

Pembawa acara Joe Rogan mencatat bahwa spekulasi publik sering mengaitkan Epstein dengan operasi intelijen Israel.

"Ya, kebanyakan orang menganggap dia [Epstein] adalah Mossad," kata Rogan.

Vance merespons bahwa meskipun tidak ada dokumentasi langsung dalam 3,5 juta file yang dirilis Departemen Kehakiman, Epstein memiliki koneksi signifikan dengan kalangan intelijen tingkat tinggi.

"Ya, Mossad atau CIA atau deep state lainnya, baik di Amerika, Israel, atau negara lain. Dia jelas memiliki koneksi ke tingkat atas intelijen Amerika.

Dia jelas memiliki koneksi ke tingkat tertinggi intelijen Israel," tegas Vance.

Vance merinci bahwa jaringan Epstein berbeda secara signifikan antara Amerika Serikat dan Israel.

"Di Amerika dia punya teman di seluruh spektrum politik dengan cara yang tidak dia miliki di Israel," catat Vance.

Vance menolak kritik terhadap Presiden Donald Trump terkait rilis dokumen, dengan menyatakan bahwa Trump mendukung mandat transparansi Kongres, bukan menghalanginya.

"Jika orang ingin mengatakan kami salah menangani rilis Epstein, bersalah. Kami memang salah menanganinya, terutama komunikasinya," aku Vance.

Vance menyimpulkan bahwa pemerintahan seharusnya mengambil pendekatan lebih cepat dalam mengungkap dokumen tersebut.

"Saya pikir kami seharusnya langsung merilis semuanya dari awal," saran Vance.

Vance menyatakan proses akan lebih baik jika dilakukan pengungkapan segera.

>>> Pemain Senior Bergabung dengan Prospek Muda di NBA Summer League

"Kami seharusnya melakukannya secepat mungkin," pungkas Vance.