Penampilan Zendaya saat sesi photocall film 'The Odyssey' di London masih menjadi perbincangan hangat. Bukan karena busananya, melainkan anting kuno yang dikenakannya.

Aksesori tersebut diduga merupakan kepingan emas dari artefak berusia 2.000 hingga 3.000 tahun. Barron London, rumah perhiasan yang menyediakannya, kemungkinan mendapatkannya dari Iran.

>>> Supermodel Paulina Porizkova Nikah Lagi di Usia 61, Jodoh dari Aplikasi Kencan

Para sejarawan mengaitkan desain anting dengan Shamash, dewa matahari Mesopotamia. Artefak ini diduga ditemukan warga di desa dekat Saqqez, Kurdistan Iran, pada 1947.

Penemuan itu tidak diawasi arkeolog profesional, sehingga banyak benda diperjualbelikan secara ilegal. Beberapa di antaranya kini berada di museum besar seperti Metropolitan Museum of Art dan Louvre.

Kritik dari Arkeolog

Kontroversi semakin memanas karena konflik geopolitik Iran dan Amerika Serikat. Seorang arkeolog yang dikenal sebagai Dr. Z mengecam penggunaan anting tersebut.

>>> Siapa Femas Yani Arianto? Sosok WNI Madiun yang Diduga Kabur saat Tur di Korea Selatan, Travel Berani Backpacker Terkena Denda Rp125 Juta

"Artefak ini tampaknya dijarah dari Iran dan menghiasi aktris asal Amerika, negara yang meledakkan Iran," ujarnya.

Ia menilai hal ini bukan apresiasi seni, melainkan komodifikasi benda curian untuk elite.

>>> HBA Batu Bara Kalori Tinggi Tembus US$131,85 per Ton pada Pertengahan Juli

Dr. Z membuat konten tersebut sebagai respons terhadap arkeolog Annelise Baer yang memuji Zendaya karena dinilai meningkatkan minat publik pada sejarah.