Wakil Ketua Umum Partai Solidaritas Indonesia (PSI) Ronald A.

Sinaga atau akrab disapa Bro Ron melontarkan sindiran kepada PDI Perjuangan (PDIP) usai Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) melakukan operasi tangkap tangan (OTT) terhadap Bupati Sukoharjo Etik Suryani pada Rabu (15/7/2026) di Solo.

>>> Open BO Berujung Maut, ASN BPN Kena Peras Sebelum Lompat dari Lantai 12

Komentar tersebut disampaikan Ronald setelah bertemu Presiden ke-7 RI Joko Widodo.

Ia mengaku prihatin atas dugaan penyalahgunaan jabatan yang menyeret seorang kepala daerah dan menegaskan bahwa setiap pejabat publik harus menjaga integritas.

"Kalau benar ada praktik seperti itu tentu sangat disayangkan. Seorang pemimpin semestinya menjadi contoh, bukan justru tersangkut persoalan yang merugikan masyarakat," ujar Ronald.

Menurutnya, dugaan kasus tersebut menjadi pengingat bahwa praktik korupsi dan penyalahgunaan kewenangan harus diberantas agar tidak semakin menggerus kepercayaan masyarakat terhadap pemerintahan.

"Korupsi, pemerasan, atau bentuk penyalahgunaan kewenangan lainnya tidak boleh lagi menjadi budaya. Pemimpin harus menjaga amanah yang diberikan masyarakat," katanya.

>>> Ramalan Zodiak 17 Juli: Capricorn Lebih Tegas, Pisces Ada Dana Lebih

Di tengah pernyataannya, Ronald juga melontarkan komentar yang menyindir Sekretaris Jenderal PDIP Hasto Kristiyanto saat menanggapi kasus yang menjerat Bupati Sukoharjo.

"Mungkin ingin mengikuti gaya sekjennya, saya juga kurang tahu," ucap Ronald.

Sikap PDIP dan Proses Hukum

Sementara itu, DPD PDIP Jawa Tengah memilih menghormati proses hukum yang sedang berjalan di KPK.

Partai tersebut menegaskan akan mengikuti mekanisme organisasi apabila status kadernya telah ditetapkan secara hukum sesuai ketentuan yang berlaku.

PDIP juga mengingatkan seluruh kader yang menduduki jabatan publik agar menjalankan pemerintahan secara bersih, transparan, dan berintegritas sebagai bentuk komitmen terhadap supremasi hukum.

>>> Olivier Rousteing Resmi Jadi Direktur Kreatif Rabanne

Hingga kini, KPK telah menetapkan Bupati Sukoharjo Etik Suryani bersama dua pejabat Pemerintah Kabupaten Sukoharjo sebagai tersangka. Proses penyidikan masih terus dikembangkan.