Petinju pensiunan Terence Crawford meraih penghargaan "Best Fighter" di ESPY Awards 2026 pada Rabu, 15 Juli, di New York City.

Ia mengalahkan juara kelas ringan UFC Justin Gaethje, serta Claressa Shields dan Gabriela Fundora.

>>> Cucu Kardashian-Jenner Berduka atas Kepergian Sang Nenek Mary Jo Shannon

Acara tahunan ini digelar di David H. Koch Theater, Lincoln Center.

Untuk pertama kalinya sejak 2018, petarung MMA dan petinju digabung dalam satu kategori voting.

Periode voting mencakup pencapaian atletik antara 1 Juli 2025 hingga 30 Juni 2026.

Crawford meraih penghargaan ini sembilan bulan setelah pensiun dari tinju profesional.

Ia mengukuhkan warisannya dengan mengalahkan Canelo Alvarez pada September lalu.

Kemenangan itu menjadikannya petinju pria pertama di era empat sabuk yang menjadi juara tak terbantahkan di tiga divisi berat berbeda.

Kritik dari Manajer Gaethje

Hasil voting menuai kritik tajam dari manajer Gaethje, Ali Abdelaziz.

Ia menyatakan ketidakpercayaannya bahwa juara UFC itu diabaikan setelah merebut gelar kelas ringan tak terbantahkan dengan mengalahkan Paddy Pimblett dan menyelesaikan Ilia Topuria.

"Sungguh gila bagaimana Crawford memenangkan ESPYs atas Justin Gaethje," tulis Abdelaziz di X.

>>> Saham SpaceX Anjlok Setelah Gagal Meluncurkan Starship

Abdelaziz juga menyoroti pencapaian Gaethje sebagai underdog konsisten dalam perjalanan juaranya.

"Justin memenangkan dua pertarungan dalam 6 bulan di mana di kedua pertarungan ia adalah underdog, dan pertarungan terakhir ia menjadi underdog 7 banding 1," tambahnya.

Namun, penggemar olahraga dengan cepat membantah keluhan sang manajer.

Mereka membela pencapaian multi-divisi bersejarah Crawford.

"Saya suka Justin, tetapi Crawford naik kelas berat dan menang," komentar seorang penggemar.

Pengamat lain menekankan besarnya kemenangan Crawford atas Alvarez.

"Menjadi underdog yang lebih besar tidak membuatnya lebih mengesankan. Bud mengalahkan Canelo naik 2 kelas berat lebih bersejarah," tulis penggemar lain.

Beberapa komentar bahkan menyebut kemenangan juara Gaethje sebagai anomali sesaat.

>>> Amanda Batula vs Raquel Leviss: Siapa yang Lebih Seksi?

"Crawford kemungkinan GOAT olahraga/kelas beratnya. (Gaethje) menang secara kebetulan dan akan dihajar di rematch," tegas komentator ketiga.