Destiny 2 mengalami lonjakan pemain yang luar biasa setelah Bungie merilis pembaruan terakhirnya, Monument of Triumph.

Game ini melesat dari peringkat 32 ke posisi 5 dalam daftar game Steam dengan pengguna aktif bulanan terbanyak di Amerika Serikat pada Juni 2026.

>>> Dua Wanita Tuduh Jaksa ICC Karim Khan Lakukan Pelecehan Seksual

Data dari Circana yang dibagikan oleh direktur senior Mat Piscatella menunjukkan bahwa Destiny 2 berhasil menarik lebih dari 165.000 pemain bersamaan di Steam.

Angka tersebut merupakan yang tertinggi sejak musim panas 2024, saat game ini mendekati puncak sepanjang masa sebanyak 316.750 pemain.

Lonjakan ini terjadi setelah Bungie mengumumkan penghentian pengembangan aktif Destiny 2. Banyak pemain lama dan baru kembali untuk memberikan penghormatan terakhir, menciptakan momen emosional di komunitas.

>>> Anggota DPR AS Mike Collins Disorot karena Hubungan dengan Menantu Beraliran Nasionalis Putih

Meskipun angka pemain mengesankan, hal itu tidak cukup untuk menyelamatkan masa depan game. PlayStation telah memberhentikan sebagian besar tim Destiny 2 karena Bungie fokus pada proyek baru, Marathon.

Pengembang dari studio lain, seperti pimpinan Warframe Rebecca Ford, menyebut kabar ini sebagai 'berita mengerikan' bagi industri.

>>> BTN Catat Laba Bersih Semester I/2026 Naik 40,8%, NPL Turun ke 2,99%

Ia menekankan bahwa jika hal ini bisa terjadi pada Bungie, maka bisa terjadi pada siapa pun.