Assassin's Creed Black Flag Resynced telah mencatatkan rekor sebagai peluncuran Steam terbesar dalam sejarah franchise Assassin's Creed milik Ubisoft.

Remaster petualangan bajak laut ini dilaporkan menghasilkan pendapatan sekitar $35 juta atau setara Rp560 miliar di Steam dalam empat hari pertama peluncurannya.

>>> Studi 53.000 Game Steam: Judul AI Dominasi Rilis Baru tapi Jarang Sukses Komersial

Menurut firma riset pasar Alinea Analytics, game ini telah terjual sekitar 701.000 kopi di Steam per 13 Juli, dengan pendapatan sekitar $35 juta dari penjualan dasar dan tambahan $1 juta dari konten unduhan (DLC).

Kinerja Steam Melampaui Assassin's Creed Shadows

Alinea Analytics menyebut Black Flag Resynced mencatat peluncuran Steam terbesar dalam sejarah franchise tersebut.

Laporan tersebut mencatat bahwa game ini menghasilkan $22,4 juta pada hari pertama, jauh di atas Assassin's Creed Shadows yang meraup $9,5 juta saat peluncuran Steam-nya.

Empat hari setelah rilis, Black Flag Resynced telah memperlebar keunggulan menjadi $35,1 juta, dibandingkan dengan $22,2 juta yang diraih Shadows dalam periode yang sama.

Kinerja kuat ini juga menempatkan remaster tersebut di depan judul-judul sebelumnya seperti Assassin's Creed Valhalla dan Assassin's Creed Mirage dalam pendapatan Steam.

Perlu dicatat bahwa game-game Assassin's Creed terbaru mendapat keuntungan dari keputusan Ubisoft untuk meluncurkan secara bersamaan di Steam, setelah bertahun-tahun mengutamakan Ubisoft Connect untuk rilis PC.

>>> Once Upon A KATAMARI Hadir di Nintendo Switch 2 pada 8 Oktober dengan Kontrol Mouse Eksklusif dan DLC Rolling LIVE

Pemain Menyambut Game, Namun Minim Pembelian DLC Kosmetik

Meskipun penjualan game dasar sangat baik, Alinea Analytics menemukan bahwa pemain kurang tertarik pada transaksi mikro kosmetik.