Final Piala Dunia 2026 akan mempertemukan Spanyol versus Argentina pada Minggu (19/7). Laga ini tak hanya mempertaruhkan gelar juara, tetapi juga menyajikan duel antara guru dan murid.

Spanyol dilatih Luis de la Fuente (65 tahun), sementara Argentina ditangani Lionel Scaloni (48 tahun). Keduanya memiliki hubungan khusus di masa lalu.

>>> Pertamina Jamin Stok Pertalite dan Biosolar Aman untuk 15 Hari

Kisah di Balik Lisensi Kepelatihan

Scaloni mengambil lisensi UEFA Pro di La Ciudad del Futbal, Las Rozas, Madrid, Spanyol pada November 2017. Saat itu, De la Fuente menjadi salah satu instrukturnya.

De la Fuente bekerja untuk Federasi Sepak Bola Kerajaan Spanyol (RFEF) sebagai pelatih tim U-19. Scaloni pun mengakui peran sang guru.

"Dia adalah profesor saya, Luis de la Fuente, di kursus kepelatihan. Dia banyak membantu kami.

Dia orang yang hebat," ujar Scaloni menjelang semifinal, dikutip dari CBS Sports.

De la Fuente juga memuji Scaloni. Ia senang melihat mantan muridnya sukses menjadi pelatih besar, termasuk juara dunia.

>>> Argentina Protes Kapal Inggris di Malvinas, Iran Pajang Poster Trump di Peti Mati

"Saya cukup beruntung bisa mengajar berbagai kursus kepelatihan.

Bintang-bintang sepak bola yang sekarang ingin menjadi pelatih, dan saya beruntung bisa melatih Lionel Scaloni di antara mereka," kata De la Fuente.

Meski memiliki hubungan guru-murid, keduanya tidak bisa dibilang dekat. Namun, saling menghormati jelas terlihat.

Scaloni menghabiskan sebagian besar karier bermainnya di Spanyol, bersama Deportivo La Coruna, Racing Santander, dan Real Mallorca. Istrinya, Elisa Montero, juga orang Spanyol.

>>> FDA Selidiki Pemasok Selada Taco Bell Terkait Wabah Siklosporiasis

Kini, guru dan murid akan berhadapan di partai puncak Piala Dunia 2026. Siapa yang akan keluar sebagai juara?