Verizon akan menjual 247 toko milik perusahaan kepada pihak ketiga dan memangkas 500 pekerjaan korporat, menurut laporan Fierce Network.

Langkah ini menandai perubahan strategi operator seluler di tengah persaingan yang semakin ketat di industri telekomunikasi.

>>> Alumni UGM: Kami Tak Pernah Lihat Jokowi Ikut Satu Kali Pun Acara Dies Natalis

Toko Akan Beroperasi Seperti Biasa

Toko-toko yang dijual akan berubah menjadi dealer resmi, namun diharapkan tetap memberikan layanan yang sama seperti sebelumnya.

Perubahan ini dijadwalkan terjadi pada 16 Agustus mendatang.

Juru bicara Verizon, Rich Young, mengatakan bahwa sekitar 3.000 pekerjaan terdampak, di mana 2.500 di antaranya adalah karyawan ritel.

Sekitar 70% karyawan ritel diperkirakan akan bekerja di lokasi waralaba baru ketika kesempatan itu tersedia.

>>> Dokter Tifa Sebut Jokowi Tak Pernah Hadir di Dies Natalis UGM

Verizon tetap akan menerima pendapatan dari pelanggannya melalui langganan nirkabel, terlepas dari mana kontrak ditandatangani.

Tekanan di Industri Nirkabel

Perubahan ini terjadi di tengah tekanan yang meningkat pada operator seluler besar seperti AT&T, T-Mobile, dan Verizon.

Baru-baru ini, T-Mobile mengumumkan akan menghentikan paket lama dan memindahkan pelanggan ke paket baru, yang juga mencakup kenaikan harga.

>>> DPR Minta Pemerintah Segera Evaluasi Program Makan Bergizi Gratis

Langkah tersebut menuai kemarahan pelanggan, dan beberapa di antaranya melawan kebijakan itu.