37 Orang Didakwa dalam Operasi Internasional Bongkar Jaringan Kriminal India
Spesialis anti-narkotika Shreekumar Menon mengatakan kepada DW bahwa geng Bishnoi mewakili generasi baru kejahatan terorganisir India yang canggih secara teknologi dan beroperasi secara luas melalui jaringan diaspora yang terdesentralisasi.
"Tidak seperti D-Company milik Dawood Ibrahim atau sindikat Chhota Rajan yang beroperasi melalui poros Dubai-Mumbai menggunakan jaringan penyelundupan yang berpusat pada emas dan perak, geng Bishnoi mewakili generasi baru kejahatan terorganisir India," kata Menon.
Geng ini menggunakan aplikasi pesan terenkripsi dan platform media sosial untuk mengoordinasikan pengiriman narkoba internasional, mendapatkan senjata, dan memeras uang dari pemilik bisnis Asia Selatan di seluruh dunia.
"Meskipun tidak dapat dibandingkan dengan skala kartel Kolombia, kemunculannya di lanskap narkoba dan pemerasan Amerika Utara menandai perubahan signifikan.
>>> AS Gelar Konferensi Global Lawan Terorisme Sayap Kiri, Menuai Kritik
Geng India lama dipandang sebagai aktor regional, tetapi kasus Bishnoi menunjukkan bahwa mereka kini menjadi pemain dalam kejahatan terorganisir transnasional," kata Menon.
Tantangan Penegakan Hukum Global
Direktur Eksekutif Institute for Conflict Management Ajay Sahni menyatakan bahwa teknologi modern telah memungkinkan kelompok kriminal ini melewati struktur hierarki tradisional.
"Kasus Bishnoi bukanlah awal dari internasionalisasi kejahatan terorganisir India.
Ini menandai titik di mana penegakan hukum internasional akhirnya menyusul ancaman yang telah berkembang selama beberapa dekade," kata Sahni kepada DW.
Sahni menjelaskan bahwa fragmentasi yurisdiksi terus menghambat upaya penegakan hukum global sementara sel-sel kriminal dengan cepat berkolaborasi lintas batas.
"Komunikasi terenkripsi, mata uang kripto, dan perjalanan internasional murah telah memungkinkan sel-sel yang terhubung secara longgar untuk berkolaborasi lintas benua tanpa hierarki kaku yang diandalkan sindikat lama," katanya.
Update Terbaru
Michigan Keluarkan Peringatan Kualitas Udara Akibat Asap Kebakaran Hutan
Jumat / 17-07-2026, 02:43 WIB
Polisi Georgia Cari Remaja 13 Tahun yang Diduga Diculik
Jumat / 17-07-2026, 02:43 WIB
Chloe Fineman Tinggalkan Saturday Night Live Setelah Tujuh Musim
Jumat / 17-07-2026, 02:42 WIB
Verizon PHK 3.000 Karyawan dan Jual 274 Gerai Retail
Jumat / 17-07-2026, 02:42 WIB
Kennedy Center Bantah Tuduhan Whistleblower soal Renovasi
Jumat / 17-07-2026, 02:42 WIB
Indonesia Prioritaskan Pengembangan Wisata Kesehatan Berkualitas Tinggi
Jumat / 17-07-2026, 02:42 WIB
FKA Twigs Balas Shia LaBeouf: Reputasimu Hancur karena Perbuatanmu Sendiri
Jumat / 17-07-2026, 02:42 WIB
20 Negara Ikut Latihan Militer Pitch Black 2026 di Australia Utara
Jumat / 17-07-2026, 02:37 WIB
Bintang 'God of War' Ryan Hurst Cedera, Produksi Terhenti
Jumat / 17-07-2026, 02:37 WIB
Chuck Schumer Bungkam Ditanya soal Kentut di Ruang Sidang Senat
Jumat / 17-07-2026, 02:37 WIB
Rekaman Baru: Teman Nolan Wells Minta Tolong saat Perahu Rusak
Jumat / 17-07-2026, 02:36 WIB
China Luncurkan 650 Mobil Baru dalam Enam Bulan, AS Hanya Targetkan 159 hingga 2030
Jumat / 17-07-2026, 02:35 WIB
Penyidikan Rampung, Bupati Pekalongan Fadia Arafiq Segera Disidang
Jumat / 17-07-2026, 02:35 WIB
Siasat Vietnam Jelang AFF 2026: Uji Coba dan Tambah Naturalisasi
Jumat / 17-07-2026, 02:35 WIB







