AS Serang Target Militer Iran di Pulau Tunb Besar, Trump Ancang-Ancam Eskalasi
Trump menjelaskan bahwa serangan akan semakin intensif setiap hari sebelum meluas ke target seperti jaringan listrik dan infrastruktur transportasi pada pekan berikutnya.
"Kami akan menghantam mereka sangat keras malam ini," kata Trump.
Pemerintahan AS menekankan bahwa dampak ekonomi dan struktural terhadap Iran akan meningkat secara signifikan tanpa langkah segera menuju meja perundingan.
"Kami akan menghantam mereka keras besok malam. Kami akan menghantam mereka sangat keras malam setelahnya," tambah Trump.
Peringatan tersebut mencakup target sistem nasional yang kritis kecuali otoritas Iran bekerja sama dengan perundingan perdamaian internasional.
"Minggu depan akan sangat buruk bagi mereka karena minggu depan tiba pembangkit listrik," ujar Trump.
Strategi ini melibatkan pelumpuhan jaringan logistik di seluruh negeri untuk memaksa kepatuhan.
"Minggu depan tiba jembatan. Kami akan melumpuhkan semua pembangkit listrik mereka.
Kami akan melumpuhkan semua jembatan mereka kecuali mereka duduk di meja dan bernegosiasi," tegas Trump.
Pemerintahan juga menerapkan tekanan ekonomi dengan awalnya mengusulkan biaya penggantian 20 persen untuk kargo yang memanfaatkan jalur air strategis, sebelum mengubah rencana tersebut menjadi tuntutan investasi domestik dari negara-negara Teluk.
"Kalian sebaiknya membuat kesepakatan, atau kalian tidak akan memiliki apa pun yang tersisa," peringatan Trump.
Penyesuaian finansial ini menyusul diskusi dengan mitra regional, menggantikan pungutan kargo maritim dengan komitmen komersial langsung.
"Berdasarkan percakapan yang sangat produktif dengan kepemimpinan Timur Tengah, saya telah memutuskan untuk mengganti Biaya Penggantian 20% Amerika Serikat dengan Kesepakatan Perdagangan dan Investasi yang akan dilakukan oleh berbagai Negara Teluk ke Amerika Serikat," tulis Trump di media sosial.
Respons Iran dan Dampak Global
Pejabat Iran merespons tindakan militer AS melalui saluran diplomatik formal dan media negara pada Rabu.
Update Terbaru
Travis Scott Tampil Beda di Premiere 'The Odyssey' dengan Setelan Ramping
Rabu / 15-07-2026, 23:46 WIB
Kate Upton dan Justin Verlander Tampil Langka Bersama Keluarga di MLB All-Star Game
Rabu / 15-07-2026, 23:46 WIB
Rekaman 911: Mantan Istri Eminem Coba Bunuh Diri Sebelum Dilarikan ke RS
Rabu / 15-07-2026, 23:46 WIB
Conor McGregor Rayakan Ulang Tahun ke-38 dengan Semangat Usai Cedera UFC
Rabu / 15-07-2026, 23:46 WIB
Gibran Naik Perahu Klotok Tinjau Proyek Jembatan Way Bungur Lampung
Rabu / 15-07-2026, 23:45 WIB
Kadin Minta Kepastian Aturan DSI Agar Tak Ganggu Ekspor Komoditas
Rabu / 15-07-2026, 23:45 WIB
Gandeng Danantara, Menpar Bakal Bangun Tempat Konser Kelas Dunia
Rabu / 15-07-2026, 23:45 WIB
Jadwal Indonesia vs Kamboja di SEA V Cup 2026: Kapan dan Tayang di Mana?
Rabu / 15-07-2026, 23:45 WIB
AHY dan Merry Riana Nobar Piala Dunia 2026 Bersama Ratusan Ojol di GBK
Rabu / 15-07-2026, 23:43 WIB
Gianni Infantino Dilaporkan ke IOC Buntut Kontroversi Penangguhan Kartu Merah Balogun
Rabu / 15-07-2026, 23:42 WIB
Rocky Balboa (2006): Kembalinya Legenda Tinju ke Ring
Rabu / 15-07-2026, 23:42 WIB
Volvo Dikabarkan Akan Kembali Jual Sedan dan Wagon di AS
Rabu / 15-07-2026, 23:42 WIB
Zulhas Minta Waktu Sebulan Benahi Program Makan Bergizi Gratis
Rabu / 15-07-2026, 23:42 WIB
Kapal Angkut 19 Orang Tenggelam di Teluk San Francisco, 1 Tewas
Rabu / 15-07-2026, 23:42 WIB







