PT Pertamina Patra Niaga memastikan layanan penyaluran BBM di seluruh SPBU wilayah Medan, Sumatra Utara, dan sekitarnya telah kembali beroperasi normal pada Rabu (15/7).

Sebelumnya, sempat terjadi kelangkaan yang menyebabkan antrean panjang.

>>> Ter Stegen Dikabarkan Gabung Ajax, Bakal Bersaing dengan Maarten Paes

VP Corporate Communication Pertamina Patra Niaga Kitty Andhora menjelaskan bahwa peningkatan konsumsi BBM di Medan dipicu oleh meningkatnya aktivitas masyarakat.

Kegiatan sekolah dan perkantoran yang kembali normal mendorong kenaikan mobilitas.

"Seiring meningkatnya aktivitas masyarakat, kebutuhan BBM di Medan juga mengalami kenaikan sekitar 5-10 persen dibandingkan rata-rata harian.

Kami segera meningkatkan kapasitas distribusi melalui penambahan armada mobil tangki, penguatan personel distribusi, serta optimalisasi operasional sehingga layanan di SPBU kini telah kembali berjalan normal," ujar Kitty dalam keterangan tertulis.

Langkah Percepatan Distribusi

Sebagai langkah percepatan, perusahaan menambah 10 unit mobil tangki operasional dan 30 unit mobil tangki spot charter.

Personel distribusi juga diperkuat dengan tambahan 34 Awak Mobil Tangki (AMT) dari Fuel Terminal terdekat serta dukungan 16 personel dari Bekangdam.

Selain itu, Pertamina Patra Niaga terus melakukan pembinaan dan penindakan atas pelanggaran disiplin terhadap mitra operasional.

>>> Ter Stegen Dikabarkan Gabung Ajax, Bakal Bersaing dengan Maarten Paes

Hal ini untuk memastikan proses distribusi berjalan sesuai standar keselamatan, kepatuhan, dan keandalan.

Operasional Fuel Terminal Medan dan sejumlah SPBU dioptimalkan selama 24 jam untuk mempercepat penyaluran BBM ke masyarakat.

Hasilnya, per Selasa (14/7), realisasi penyaluran mencapai 104 persen dari target harian dengan pengoperasian 149 unit mobil tangki atau 115 persen.

Saat ini, operasional Fuel Terminal Medan telah berjalan normal dan seluruh proses distribusi BBM ke SPBU berlangsung lancar.

Pertamina Patra Niaga terus berkoordinasi dengan pemerintah daerah, aparat keamanan, dan seluruh pemangku kepentingan untuk memastikan keandalan pasokan energi.

"Kami mengapresiasi dukungan seluruh pihak yang telah membantu percepatan distribusi. Saat ini layanan SPBU di Medan telah beroperasi normal dengan stok BBM dalam kondisi aman.

>>> Kejagung Terbitkan 3 Sprindik Baru Kasus Febrie, Belum Ada Tersangka

Kami mengimbau masyarakat untuk membeli BBM sesuai kebutuhan agar distribusi tetap berjalan optimal," pungkas Kitty.