Harry Kane telah mengoleksi enam gol sepanjang turnamen yang menjadikannya ancaman utama lini belakang Argentina. Namun ia harus berhadapan dengan Cristian Romero yang tampil kukuh sepanjang kompetisi.

>>> Rahasia Stamina Erling Haaland: Diet 'Nenek Moyang' 6.000 Kalori

Romero tak hanya tangguh di baris pertahanan, namun ia juga berperan besar dalam membantu lini serang tim Tango.

Gol penyeimbangnya ke gawang Mesir menjadi kunci comeback dramatis Albiceleste di babak 16 besar.

Meski begitu, lini pertahanan Argentina disebut kerap terjebak dalam situasi darurat saat mengantisipasi serangan balik cepat. Ini jadi celah yang berpotensi dieksploitasi Kane.

3. Jude Bellingham vs Enzo Fernandez

Bellingham datang dengan modal dua brace beruntun jelang semifinal ini. Bintang Real Madrid ini kemungkinan akan sering duel dengan andalan lini tengah Argentina, Enzo Fernandez.

Enzo sendiri tampil sebagai sosok penentu di lini tengah. Gol kemenangannya ke gawang Mesir disebut sebagai salah satu gol terpenting Argentina sepanjang perjalanan mereka mengarungi kompetisi.

4. Bukayo Saka vs Nicolas Tagliafico

Bukayo Saka jadi salah satu senjata Inggris di sektor sayap dengan gerakan eksplosif.

Kemampuannya mengoyak pertahanan lawan lewat kecepatan dan umpan silang tajam bakal jadi ancaman konstan bagi sisi kiri pertahanan Argentina.

Tugas meredam Saka bakal jatuh ke pundak Nicolas Tagliafico.

Pengalamannya sebagai bek senior diharapkan mampu menjaga konsistensi dan disiplin posisi demi mematikan ruang gerak Saka sepanjang laga.

5. Jordan Pickford vs Emiliano Martinez

Duel terakhir mempertemukan dua kiper dengan reputasi berbeda. Jordan Pickford dinilai tampil cukup solid, terutama saat menghadapi Meksiko.

Kiper milik Everton kini bakal diuji ketenangannya di laga bertensi tinggi kontra Argentina.

Sementara itu, Emiliano Martinez datang dengan reputasi legendaris usai melakukan penyelamatan krusial di final Piala Dunia 2022 melawan Randal Kolo Muani.

>>> Google Images Rayakan 25 Tahun dengan Tampilan Baru dan Fitur AI

Meski begitu, performanya di Piala Dunia 2026 disebut belum berada pada level terbaiknya usai kebobolan dua gol dalam dua laga terakhir Albiceleste.