Mendengar kata pertama dari anak adalah momen yang dinanti orang tua. Namun, kekhawatiran muncul jika si kecil belum juga berbicara sesuai usianya.

Keterlambatan bicara pada anak bisa disebabkan oleh berbagai faktor. Mengetahui penyebabnya membantu orang tua mengambil langkah penanganan yang tepat.

>>> Menjajal Honda Vario Evo 160 di Belitung, Performa Lebih Responsif

Gejala awal bisa terlihat sejak usia 6 bulan, misalnya sulit melakukan kontak mata saat dipanggil.

Pada usia 12 bulan, anak biasanya tidak bergumam atau memberi isyarat seperti melambaikan tangan.

Lima Penyebab Anak Telat Bicara

Berikut ini lima penyebab utama keterlambatan bicara pada anak yang perlu diwaspadai.

1. Masalah pada mulut.

Gangguan pada langit-langit mulut, lidah, atau frenulum yang terlalu pendek dapat menghambat gerakan lidah dan menyebabkan anak sulit bicara.

2. Masalah pendengaran.

Kesulitan mendengar membuat anak tidak bisa menangkap kata-kata dengan baik, sehingga ia kesulitan mengucapkan kosakata atau artikulasi yang benar.

>>> Menjajal Honda Vario Evo 160 di Belitung, Performa Lebih Responsif

3. Autisme.

Anak dengan autisme sering mengalami keterlambatan bahasa ekspresif dan kesulitan berkomunikasi serta berinteraksi sosial. Penanganan dini sangat penting.

4. Afasia.

Kerusakan pada sisi kiri otak yang mengatur bahasa dan ekspresi menyebabkan anak sulit bicara, menulis, atau mendengarkan dengan baik.

5. Apraksia bicara.

Otak kesulitan mengirim perintah ke mulut untuk menghasilkan kata yang tepat, meskipun anak tahu apa yang ingin diucapkan.

Kondisi ini bisa bawaan atau akibat cedera otak.

>>> Biaya Perawatan Gigi Indonesia Termahal Kedua di ASEAN

Jika orang tua menemukan tanda-tanda keterlambatan bicara pada anak, segera konsultasikan dengan dokter spesialis anak untuk mendapatkan penanganan yang tepat.