Orang Tua Mulai Andalkan AI untuk Tentukan Jurusan Kuliah Anak
Sementara Tencent Holdings menyebut chatbot Yuanbao telah menjawab hampir 80 juta pertanyaan terkait penerimaan mahasiswa baru.
>>> Spanyol Hajar Prancis 2-0, Melaju ke Final Piala Dunia 2026
Menurut laporan iiMedia Research, tren ini berpotensi mengganggu pasar konsultasi penerimaan universitas di China yang bernilai sekitar 1,01 miliar yuan pada 2025 dan diproyeksikan tumbuh menjadi 1,22 miliar yuan pada 2027.
Dampak pada Konsultan Tradisional
Keluarga kelas menengah biasanya memanfaatkan konsultan berbayar hingga koneksi keluarga untuk memberi keunggulan bagi anak.
Sebelum maraknya AI, keluarga kelas pekerja mengandalkan guru sekolah atau figur publik seperti Zhang Xuefeng.
Konsultan pendidikan tradisional kini harus beradaptasi.
Wu Rui, konsultan asal Guangzhou, mengaku AI menekan layanan konsultasi dasar, namun mendorong permintaan jasa konsultasi personal yang lebih mendalam.
Wu memangkas tarif jasanya dari sekitar 5.000 yuan menjadi 2.999 yuan per paket konsultasi standar musim penerimaan tahun ini.
Ia mengatakan bisnisnya terdampak, tetapi permintaan tetap bertahan karena banyak keluarga mencari bantuan konsultan manusia untuk menafsirkan rekomendasi AI.
Wu menilai manfaat AI tidak dirasakan merata. Pengguna yang memahami cara menyusun prompt detail dan menilai jawaban AI cenderung mendapat hasil lebih baik.
Zhang mengalami hal ini. Awalnya ia hanya memasukkan hasil ujian putranya, provinsi asal, dan tujuan, namun rekomendasi AI terlalu umum.
Setelah mencari informasi di media sosial, ia mulai menyusun instruksi lebih panjang, termasuk anggaran biaya kuliah dan keinginan putranya menjadi PNS atau masuk militer.
>>> Faiq Bolkiah, Pesepakbola Asia yang Kekayaannya Jauh Melebihi Ronaldo dan Messi
"Kamu perlu memahami pasar kerja dan cara kerja masyarakat China sebelum tahu apa yang harus ditanyakan ke AI," kata Zhang.
Update Terbaru
Viral Wanita Idap Hoarding Disorder Ekstrem, Rumah Penuh Gunungan Sampah
Rabu / 15-07-2026, 12:14 WIB
Chery Siap Ganti Baru Mobil Listrik yang Rusak Akibat Baterai Rhino
Rabu / 15-07-2026, 12:14 WIB
Otoritas Jepang Buru Beruang Hitam yang Bobol 14 Rumah
Rabu / 15-07-2026, 12:10 WIB
Prabowo Bahas Ketahanan Ekonomi dan Percepatan GovTech Bersama DEN
Rabu / 15-07-2026, 12:10 WIB
ULN Indonesia Naik Tipis Jadi US$444,4 Miliar pada Mei 2026, BI: Struktur Utang Tetap Sehat
Rabu / 15-07-2026, 12:09 WIB
Google Beri Kesempatan Kedua untuk Beli Pixel Care+ bagi Pemilik Pixel 9 dan 10
Rabu / 15-07-2026, 12:07 WIB
Orang Tua Remaja Kulit Hitam Tewas di Mississippi Minta Investigasi Lebih Lanjut
Rabu / 15-07-2026, 12:06 WIB
LAPD Hentikan Kontrak Flock Safety karena Masalah Privasi Data
Rabu / 15-07-2026, 12:06 WIB
CNN Heroes Awards Rilis Syarat Kelayakan dan Aturan Nominasi
Rabu / 15-07-2026, 11:28 WIB
Iran Klaim Gempur Pangkalan Jet F-18 AS di Yordania dan Armada Ke-5 di Bahrain
Rabu / 15-07-2026, 11:28 WIB
Harga Minyak Melonjak ke US$86 Usai Trump Targetkan Fasilitas Energi Iran
Rabu / 15-07-2026, 11:28 WIB
Sidang Banding Nadiem Makarim Digelar 5 Agustus
Rabu / 15-07-2026, 11:28 WIB
Harry Kane Bantah Isu Keretakan Timnas Inggris: Ada yang Ingin Pecah Belah
Rabu / 15-07-2026, 11:28 WIB
Polymarket Perbarui Insentif Platform Prediksi Jelang Acara Besar
Rabu / 15-07-2026, 11:25 WIB







